<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PNM Tawarkan Obligasi UKM Rp500 Miliar</title><description>PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerbitkan obligasi berbasis UKM  senilai Rp500 miliar. Obligasi tersebut dengan suku bunga yang diberikan  sekira 8,5 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/19/278/692333/pnm-tawarkan-obligasi-ukm-rp500-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/09/19/278/692333/pnm-tawarkan-obligasi-ukm-rp500-miliar"/><item><title>PNM Tawarkan Obligasi UKM Rp500 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/19/278/692333/pnm-tawarkan-obligasi-ukm-rp500-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/09/19/278/692333/pnm-tawarkan-obligasi-ukm-rp500-miliar</guid><pubDate>Rabu 19 September 2012 19:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/19/278/692333/XcHcMJHpeu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/19/278/692333/XcHcMJHpeu.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerbitkan obligasi berbasis UKM senilai Rp500 miliar. Obligasi tersebut dengan suku bunga yang diberikan sekira 8,5 persen.Menurut Executive Vice President PNM Bambang Siswaji, PNM sebagai lembaga keuangan nonbank diharapkan bisa menerbitkan lebih besar lagi nilai obligasi berbasis UKM ini karena prospek yang sangat baik di masa mendatang.&amp;nbsp;&quot;Akan segera kami sosialisasikan pemahaman mengenai obligasi berbasis UKM ini. Kami yakin bahwa obligasi ini mampu menyerap banyak investor dan berharap instrumen ini bisa melahirkan instrumen derivatif lainnya,&amp;rdquo; katanya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (19/9/2012).&amp;nbsp;Bambang juga menambahkan bahwa obligasi ini cukup menguntungkan karena relatif tidak akan berimbas besar saat krisis, produk yang dihasilkan juga bersifat kebutuhan dasar, dan pasar lebih berorientasi ke domestik. Sehingga perputarannya lebih terjamin dan aman.&quot;Target kita adalah UKM yang usahanya cukup produktif. Portofolio kami banyak disektor perdagangan yakni sekira 70 persen,&quot; tambah Bambang.Direktur Bisnis PNM Tri Susilo mengatakan, obligasi ini diberikan rating A oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). &quot;Dengan Obligasi berbasis UKM ini, diharapkan sektor riil bisa tumbuh. Investor juga akan tertarik dengan return yang cukup tinggi,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerbitkan obligasi berbasis UKM senilai Rp500 miliar. Obligasi tersebut dengan suku bunga yang diberikan sekira 8,5 persen.Menurut Executive Vice President PNM Bambang Siswaji, PNM sebagai lembaga keuangan nonbank diharapkan bisa menerbitkan lebih besar lagi nilai obligasi berbasis UKM ini karena prospek yang sangat baik di masa mendatang.&amp;nbsp;&quot;Akan segera kami sosialisasikan pemahaman mengenai obligasi berbasis UKM ini. Kami yakin bahwa obligasi ini mampu menyerap banyak investor dan berharap instrumen ini bisa melahirkan instrumen derivatif lainnya,&amp;rdquo; katanya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (19/9/2012).&amp;nbsp;Bambang juga menambahkan bahwa obligasi ini cukup menguntungkan karena relatif tidak akan berimbas besar saat krisis, produk yang dihasilkan juga bersifat kebutuhan dasar, dan pasar lebih berorientasi ke domestik. Sehingga perputarannya lebih terjamin dan aman.&quot;Target kita adalah UKM yang usahanya cukup produktif. Portofolio kami banyak disektor perdagangan yakni sekira 70 persen,&quot; tambah Bambang.Direktur Bisnis PNM Tri Susilo mengatakan, obligasi ini diberikan rating A oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). &quot;Dengan Obligasi berbasis UKM ini, diharapkan sektor riil bisa tumbuh. Investor juga akan tertarik dengan return yang cukup tinggi,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
