<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Pengusaha Sudah Nikmati Subsidi Listrik, Sekarang Gantian&quot;</title><description>Pemerintah menilai selama ini kalangan pengusaha sudah menikmati subsidi  listrik yang besar sehingga ketika tahun depan tarif dasar listrik  (TDL) akan naik, pengusaha seharusnya bisa bersikap legowo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/19/693294/pengusaha-sudah-nikmati-subsidi-listrik-sekarang-gantian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/19/693294/pengusaha-sudah-nikmati-subsidi-listrik-sekarang-gantian"/><item><title>&quot;Pengusaha Sudah Nikmati Subsidi Listrik, Sekarang Gantian&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/19/693294/pengusaha-sudah-nikmati-subsidi-listrik-sekarang-gantian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/19/693294/pengusaha-sudah-nikmati-subsidi-listrik-sekarang-gantian</guid><pubDate>Jum'at 21 September 2012 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/21/19/693294/B5GncStcaL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/21/19/693294/B5GncStcaL.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menilai selama ini kalangan pengusaha sudah menikmati subsidi listrik yang besar sehingga ketika tahun depan tarif dasar listrik (TDL) akan naik, pengusaha seharusnya bisa bersikap legowo.&quot;Industri dapat Rp20 triliun (subsidi listrik) dibagi sekian pelanggan, mereka dapat miliaran. Sedangkan golongan rumah tangga dapat Rp40 triliun tetapi itu untuk 39 juta pelanggan,&quot; ujar Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (21/9/2012).&quot;.Menurut Rudi, selama ini, pengusaha mendapatkan subsidi listrik yang besar sehingga saat ini harus gantian dengan rumah tangga.&quot;Sudah dapat ratusan miliar menjerit sekarang, yang benar saja sudah dapat ratusan miliar masih menjerit,&quot; tambah dia. Rudi menambahkan, sampai saat ini pemerintah masih melihat bahwa kenaikan TDL per triwulan dianggap yang paling efektif dibandingkan dengan permintaan pengusaha yang meminta kenaikan per bulan. &quot;Itu sudah jelas kan (kenaikan) per triwulan. Bahwa ada ide satu bulanan, ide tersebut diterima tetapi ini masih mengikuti nota keuangan,&quot; tandasnya. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menilai selama ini kalangan pengusaha sudah menikmati subsidi listrik yang besar sehingga ketika tahun depan tarif dasar listrik (TDL) akan naik, pengusaha seharusnya bisa bersikap legowo.&quot;Industri dapat Rp20 triliun (subsidi listrik) dibagi sekian pelanggan, mereka dapat miliaran. Sedangkan golongan rumah tangga dapat Rp40 triliun tetapi itu untuk 39 juta pelanggan,&quot; ujar Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (21/9/2012).&quot;.Menurut Rudi, selama ini, pengusaha mendapatkan subsidi listrik yang besar sehingga saat ini harus gantian dengan rumah tangga.&quot;Sudah dapat ratusan miliar menjerit sekarang, yang benar saja sudah dapat ratusan miliar masih menjerit,&quot; tambah dia. Rudi menambahkan, sampai saat ini pemerintah masih melihat bahwa kenaikan TDL per triwulan dianggap yang paling efektif dibandingkan dengan permintaan pengusaha yang meminta kenaikan per bulan. &quot;Itu sudah jelas kan (kenaikan) per triwulan. Bahwa ada ide satu bulanan, ide tersebut diterima tetapi ini masih mengikuti nota keuangan,&quot; tandasnya. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
