<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Otoritas Bursa Ancam Depak Financorpindo Nusa Securities</title><description>PT Financorpindo Nusa Securities diberikan waktu hingga akhir Oktober  2012 untuk mendapatkan investor baru oleh BEI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/278/693239/otoritas-bursa-ancam-depak-financorpindo-nusa-securities</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/278/693239/otoritas-bursa-ancam-depak-financorpindo-nusa-securities"/><item><title>Otoritas Bursa Ancam Depak Financorpindo Nusa Securities</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/278/693239/otoritas-bursa-ancam-depak-financorpindo-nusa-securities</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/09/21/278/693239/otoritas-bursa-ancam-depak-financorpindo-nusa-securities</guid><pubDate>Jum'at 21 September 2012 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/21/278/693239/iZfDCn5yP3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo BEI. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/21/278/693239/iZfDCn5yP3.jpg</image><title>Logo BEI. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Financorpindo Nusa Securities diberikan waktu hingga akhir Oktober 2012 untuk mendapatkan investor baru oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).&quot;Kalau sampai batas waktu yang kami berikan Finan belum juga mendapatkan calon investor baru maka BEI akan mencabut Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) milik Finan,&quot; kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI Samsul Hidayat, di Jakarta, Jumat (21/9/2012).Seperti yang tertera dalam aturan keanggotaan BEI,&amp;nbsp; bila SPAB dicabut maka sekuritas memberikan kesempatan kepada perusahaan efek tersebut untuk mencari calon investor dalam jangka waktu satu tahun.&quot;Jika dalam jangka waktu setahun tidak menemukan calon investor maka kami melakukan lelang,&quot; tambah dia.Samsul menambahkan lelang tersebut&amp;nbsp; yang dilakukan setiap awal bulan selama enam kali berturut-turut. &quot;Bila kursi anggota bursa masih belum terjual maka keanggotaan bursa dapat dibeli kembali (buy back) oleh otoritas BEI dengan harga nominal untuk satu kursi sebesar Rp135 juta,&quot; tambahnya. Izin berdagang Finan memang telah dihentikan sementara perdagangan efeknya sejak akhir 2011 lalu karena nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikannya (MKBD) sudah mencapai Rp0 dari Rp1,28 miliar di akhir Februari 2012.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Financorpindo Nusa Securities diberikan waktu hingga akhir Oktober 2012 untuk mendapatkan investor baru oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).&quot;Kalau sampai batas waktu yang kami berikan Finan belum juga mendapatkan calon investor baru maka BEI akan mencabut Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) milik Finan,&quot; kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI Samsul Hidayat, di Jakarta, Jumat (21/9/2012).Seperti yang tertera dalam aturan keanggotaan BEI,&amp;nbsp; bila SPAB dicabut maka sekuritas memberikan kesempatan kepada perusahaan efek tersebut untuk mencari calon investor dalam jangka waktu satu tahun.&quot;Jika dalam jangka waktu setahun tidak menemukan calon investor maka kami melakukan lelang,&quot; tambah dia.Samsul menambahkan lelang tersebut&amp;nbsp; yang dilakukan setiap awal bulan selama enam kali berturut-turut. &quot;Bila kursi anggota bursa masih belum terjual maka keanggotaan bursa dapat dibeli kembali (buy back) oleh otoritas BEI dengan harga nominal untuk satu kursi sebesar Rp135 juta,&quot; tambahnya. Izin berdagang Finan memang telah dihentikan sementara perdagangan efeknya sejak akhir 2011 lalu karena nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikannya (MKBD) sudah mencapai Rp0 dari Rp1,28 miliar di akhir Februari 2012.</content:encoded></item></channel></rss>
