<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pergerakan Rupiah Tunggu Angka Inflasi</title><description>Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi  cenderung bergerak stagnanstagnan. Rupiah diperkirakan akan  diperdagangkan pada kisaran Rp9.570-Rp9.590 per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/28/278/696196/pergerakan-rupiah-tunggu-angka-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/09/28/278/696196/pergerakan-rupiah-tunggu-angka-inflasi"/><item><title>Pergerakan Rupiah Tunggu Angka Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/28/278/696196/pergerakan-rupiah-tunggu-angka-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/09/28/278/696196/pergerakan-rupiah-tunggu-angka-inflasi</guid><pubDate>Jum'at 28 September 2012 07:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/28/278/696196/PWZjTvEyzr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/28/278/696196/PWZjTvEyzr.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi cenderung bergerak stagnanstagnan. Rupiah diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran Rp9.570-Rp9.590 per USD.Analis valas, Rahadyo Anggoro Widagdo, mengungkapkan kondisi tersebut lantaran pasar menunggu data perdagangan. Selain itu, investor juga menanti angka inflasi September, yang akan dirilis pada 1 oktober mendatang oleh Badan Pusat Statistik (BPS).&amp;nbsp; &quot;Dari regional masih dipengaruhi oleh pasar yang menunggu kebijakan zona eropa terkait krisis di spanyol,&quot; kata dia dalam riset hariannya di Jakarta, Jumat (38/9/2012).Rahadyo menambahkan, rupiah ditutup menguat terbatas ke level Rp9.570-Rp9.580 per USD kemarin. Penguatan terbatas ini, dipengaruhi adanya kecemasan pelaku pasar terhadap ketidakpastian masalah krisis utang di Uni Eropa.&quot;Kecemasan terutama akibat meningkatnya tensi unjuk rasa di Spanyol, terkait penyelesaian masalah fiskal dan sulitnya pembiayaan Negara,&quot; jelas dia.Menurutnya, upaya Spanyol memberlakukan program austerity (pengetatan anggaran) mendapat pandangan negatif. &quot;Program itu justru dibaca pasar bahwa Spanyol enggan mengajukan bailout ke Uni Eropa yang menjadi syarat diaktifkannya program pembelian obligasi di pasar sekunder oleh ECB,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi cenderung bergerak stagnanstagnan. Rupiah diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran Rp9.570-Rp9.590 per USD.Analis valas, Rahadyo Anggoro Widagdo, mengungkapkan kondisi tersebut lantaran pasar menunggu data perdagangan. Selain itu, investor juga menanti angka inflasi September, yang akan dirilis pada 1 oktober mendatang oleh Badan Pusat Statistik (BPS).&amp;nbsp; &quot;Dari regional masih dipengaruhi oleh pasar yang menunggu kebijakan zona eropa terkait krisis di spanyol,&quot; kata dia dalam riset hariannya di Jakarta, Jumat (38/9/2012).Rahadyo menambahkan, rupiah ditutup menguat terbatas ke level Rp9.570-Rp9.580 per USD kemarin. Penguatan terbatas ini, dipengaruhi adanya kecemasan pelaku pasar terhadap ketidakpastian masalah krisis utang di Uni Eropa.&quot;Kecemasan terutama akibat meningkatnya tensi unjuk rasa di Spanyol, terkait penyelesaian masalah fiskal dan sulitnya pembiayaan Negara,&quot; jelas dia.Menurutnya, upaya Spanyol memberlakukan program austerity (pengetatan anggaran) mendapat pandangan negatif. &quot;Program itu justru dibaca pasar bahwa Spanyol enggan mengajukan bailout ke Uni Eropa yang menjadi syarat diaktifkannya program pembelian obligasi di pasar sekunder oleh ECB,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
