<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> PPATK Minta Pengacara &amp; Notaris Kerjasama</title><description>Pusat Pemeriksa dan Analisa Keuangan (PPATK) mengatakan, guna menanggulangi korupsi harus dibantu oleh gatekeeper.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/20/698703/ppatk-minta-pengacara-notaris-kerjasama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/20/698703/ppatk-minta-pengacara-notaris-kerjasama"/><item><title> PPATK Minta Pengacara &amp; Notaris Kerjasama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/20/698703/ppatk-minta-pengacara-notaris-kerjasama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/20/698703/ppatk-minta-pengacara-notaris-kerjasama</guid><pubDate>Rabu 03 Oktober 2012 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/03/20/698703/nXDBP277HW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/03/20/698703/nXDBP277HW.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Pusat Pemeriksa dan Analisa Keuangan (PPATK) mengatakan, guna menanggulangi korupsi harus dibantu oleh gatekeeper. Dengan begitu PPATK dapat memantau masyarakat yang akan mengurusi harta-harta atau aset orang lain.&quot;Gatekeeper kita inginkan wajib lapor. (Gatekeeper adalah) Orang yang mengurusi harta-harta atau aset orang lain seperti notaris. Notaris dan pengacara pasti tahu itu uangnya darimana dan bagaimana,&quot; ujar Wakil Ketua PPATK Agus Santoso, Jakarta, Rabu (3/10/2012). Agus mengatakan, akuntan publik pasti mengetahui mana perusahaan yang membayar pajak atau tidak. &quot;Ini mereka harusnya jadi pihak pelapor,&quot; ujarnya.&quot;Kalau dia tahu itu kejahatan jangan jadi fasilitator, karena kita di UU TPPU ada ancaman kepada para fasilitator. Kalau mereka wajib lapor dia kan enggak mungkin jadi fasilitator,&quot; tambah dia.Agus menilai, dengan adanya aturan tersebut, maka PPATK akan benar-benar terbantu di lapangan. Menurut dia, hal ini lebih efektif ketimbang laporan masyarakat melalui sms, yang bisa saja fitnah. &quot;Lebih baik diserahkan pelaporan wajib,&quot; ujarnya.Agus mengatakan, yang sudah melihat track record keuangan, seperti OJK, sehingga pemerintah secara gamblang orang-orang yang tidak bersih akan dihilangkan.&quot;Lalu pengisian jabatan pejabat negara yang enggak cukup cuma integritas persepsi tapi track record keuangannya harus bersih,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Pemeriksa dan Analisa Keuangan (PPATK) mengatakan, guna menanggulangi korupsi harus dibantu oleh gatekeeper. Dengan begitu PPATK dapat memantau masyarakat yang akan mengurusi harta-harta atau aset orang lain.&quot;Gatekeeper kita inginkan wajib lapor. (Gatekeeper adalah) Orang yang mengurusi harta-harta atau aset orang lain seperti notaris. Notaris dan pengacara pasti tahu itu uangnya darimana dan bagaimana,&quot; ujar Wakil Ketua PPATK Agus Santoso, Jakarta, Rabu (3/10/2012). Agus mengatakan, akuntan publik pasti mengetahui mana perusahaan yang membayar pajak atau tidak. &quot;Ini mereka harusnya jadi pihak pelapor,&quot; ujarnya.&quot;Kalau dia tahu itu kejahatan jangan jadi fasilitator, karena kita di UU TPPU ada ancaman kepada para fasilitator. Kalau mereka wajib lapor dia kan enggak mungkin jadi fasilitator,&quot; tambah dia.Agus menilai, dengan adanya aturan tersebut, maka PPATK akan benar-benar terbantu di lapangan. Menurut dia, hal ini lebih efektif ketimbang laporan masyarakat melalui sms, yang bisa saja fitnah. &quot;Lebih baik diserahkan pelaporan wajib,&quot; ujarnya.Agus mengatakan, yang sudah melihat track record keuangan, seperti OJK, sehingga pemerintah secara gamblang orang-orang yang tidak bersih akan dihilangkan.&quot;Lalu pengisian jabatan pejabat negara yang enggak cukup cuma integritas persepsi tapi track record keuangannya harus bersih,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
