<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan Minta BUMN Segera Pakai Teknologi Modern</title><description>Perusahaan-perusahaan besar yang memiliki lahan luas di bawah naungan  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan segera dikelola dengan  teknologi modern. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas  perusahaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/320/698822/dahlan-minta-bumn-segera-pakai-teknologi-modern</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/320/698822/dahlan-minta-bumn-segera-pakai-teknologi-modern"/><item><title>Dahlan Minta BUMN Segera Pakai Teknologi Modern</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/320/698822/dahlan-minta-bumn-segera-pakai-teknologi-modern</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/03/320/698822/dahlan-minta-bumn-segera-pakai-teknologi-modern</guid><pubDate>Rabu 03 Oktober 2012 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ridho Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/03/320/698822/5pEbzE7NUf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Dahlan Iskan (Foro:Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/03/320/698822/5pEbzE7NUf.jpg</image><title>Menteri BUMN Dahlan Iskan (Foro:Koran SI)</title></images><description>SLEMAN &amp;ndash; Perusahaan-perusahaan besar yang memiliki lahan luas di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan segera dikelola dengan teknologi modern. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Menteri BUMN, Dahlan Iskan dalam kunjungannya ke sebuah selter milik Gembong Danudiningrat di Pagerjurang Sleman mengatakan, segera melakukan pengoptimalan lahan luas di perusahaan-perusahaan besar. Salah satunya di Perusahaan Perkebunan Negara (PTPN) yang bergerak dalam bidang tebu. Meskipun tahun ini hasil tebu sudah meningkat dari tahun sebelumnya, namun seiring waktu, menurutnya harus harus berkembang terus.&amp;ldquo;Ini baru tahap awal nanti akan kita coba di PTPN yang bergerak dalam bidang tebu. Bagaimana cara menanam bibit tebu dengan satu bibit ada puluhan batang,&amp;rdquo; kata Dahlan, Rabu (3/10/2012). Penanaman dengan cara teknologi modern yang diperlihatkan oleh Gembong Danudiningratan, lanjut Dahlan, selain untuk dikembangkan ke BUMN, juga akan membuat minat masyarakat yang ada di Indonesia dalam bidang pertanian, ataupun peternakan kembali muncul bila dilakukan gerakan.&amp;ldquo;Ini harus dijadikan gerakan. Saat ini di Desa-desa kekurangan tenaga kerja dalam bidang pertanian. Namun, dengan teknologi modern ini pemuda akan merasa tertantang dan akan ikut,&amp;rdquo; paparnya. (gna)</description><content:encoded>SLEMAN &amp;ndash; Perusahaan-perusahaan besar yang memiliki lahan luas di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan segera dikelola dengan teknologi modern. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Menteri BUMN, Dahlan Iskan dalam kunjungannya ke sebuah selter milik Gembong Danudiningrat di Pagerjurang Sleman mengatakan, segera melakukan pengoptimalan lahan luas di perusahaan-perusahaan besar. Salah satunya di Perusahaan Perkebunan Negara (PTPN) yang bergerak dalam bidang tebu. Meskipun tahun ini hasil tebu sudah meningkat dari tahun sebelumnya, namun seiring waktu, menurutnya harus harus berkembang terus.&amp;ldquo;Ini baru tahap awal nanti akan kita coba di PTPN yang bergerak dalam bidang tebu. Bagaimana cara menanam bibit tebu dengan satu bibit ada puluhan batang,&amp;rdquo; kata Dahlan, Rabu (3/10/2012). Penanaman dengan cara teknologi modern yang diperlihatkan oleh Gembong Danudiningratan, lanjut Dahlan, selain untuk dikembangkan ke BUMN, juga akan membuat minat masyarakat yang ada di Indonesia dalam bidang pertanian, ataupun peternakan kembali muncul bila dilakukan gerakan.&amp;ldquo;Ini harus dijadikan gerakan. Saat ini di Desa-desa kekurangan tenaga kerja dalam bidang pertanian. Namun, dengan teknologi modern ini pemuda akan merasa tertantang dan akan ikut,&amp;rdquo; paparnya. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
