<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dahlan Iskan Tolak Kaji Kepemimpinan Dirut ASDP</title><description>Menteri BUMN Dahlan Iskan menolak permintaan Komisi V DPR-RI untuk  mengkaji kepemimpinan Direktur Utama PT Angkutan Sungai Darat dan  Pelayaran (ASDP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699676/dahlan-iskan-tolak-kaji-kepemimpinan-dirut-asdp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699676/dahlan-iskan-tolak-kaji-kepemimpinan-dirut-asdp"/><item><title> Dahlan Iskan Tolak Kaji Kepemimpinan Dirut ASDP</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699676/dahlan-iskan-tolak-kaji-kepemimpinan-dirut-asdp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699676/dahlan-iskan-tolak-kaji-kepemimpinan-dirut-asdp</guid><pubDate>Jum'at 05 Oktober 2012 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/05/320/699676/VXavBMBTPR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/05/320/699676/VXavBMBTPR.jpg</image><title>Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan menolak permintaan Komisi V DPR-RI untuk mengkaji kepemimpinan Direktur Utama PT Angkutan Sungai Darat dan Pelayaran (ASDP). Hal tersebut lantaran kecelakaan kapal tidak selalu disebabkan oleh ASDP.Seperti diketahui, Komisi V DPR menilai tenggelamnya Kapal Motor Roro Bahuga di Selat Sunda setelah bertabrakan dengan Kapal Tanker Norr Gastar disebabkan pengawasan pihak kapal yang sangat lemah. Sebab, berdasarkan hasil pemantauan Komisi V DPR bidang Infrastruktur dan Transportasi banyak penumpang yang mengeluh lantaran yang tertera di tiket bukan nama asli penumpang.&quot;Apa hubungannya sama ASDP? Enggak ada hubungannya,&quot; kata Dahlan, kala ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (5/10/2012).Dahlan pun tidak menerima anggapan jika adanya kecelakaan kapal yang disebabkan karena human error maupun teknis, sepenuhnya kesalahan ASDP. Menurut dia, dalam industri pelayaran swasta juga turut berperan serta. &quot;ASDP hanya memiliki tiga kapal dari 36 kapal (yang hilir mudik). Jangan kira ASDP menguasai Merak,&quot; tegas Dahlan.Menurutnya, sebelum ada kecelakaan kapal, Dahlan telah meminta ASDP untuk menambah dan memperbesar armadanya. &quot;Saya minta ASDP memperbesar armadanya, kalau mau lebih banyak. Harus ada solusi tempat parkir truk pas waktu masuk ke kapal itu on call misalnya,&quot; jelas dia.Dahlan pun tidak ingin mempercayai pendapat Komisi V begitu saja, yang menginginkan Dirut ASDP diganti. Pasalnya, bukan ASDP yang menguasai pelayaran. &quot;Saya tidak percaya Komisi V. Kan ASDP memiliki keterbatasan,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan menolak permintaan Komisi V DPR-RI untuk mengkaji kepemimpinan Direktur Utama PT Angkutan Sungai Darat dan Pelayaran (ASDP). Hal tersebut lantaran kecelakaan kapal tidak selalu disebabkan oleh ASDP.Seperti diketahui, Komisi V DPR menilai tenggelamnya Kapal Motor Roro Bahuga di Selat Sunda setelah bertabrakan dengan Kapal Tanker Norr Gastar disebabkan pengawasan pihak kapal yang sangat lemah. Sebab, berdasarkan hasil pemantauan Komisi V DPR bidang Infrastruktur dan Transportasi banyak penumpang yang mengeluh lantaran yang tertera di tiket bukan nama asli penumpang.&quot;Apa hubungannya sama ASDP? Enggak ada hubungannya,&quot; kata Dahlan, kala ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (5/10/2012).Dahlan pun tidak menerima anggapan jika adanya kecelakaan kapal yang disebabkan karena human error maupun teknis, sepenuhnya kesalahan ASDP. Menurut dia, dalam industri pelayaran swasta juga turut berperan serta. &quot;ASDP hanya memiliki tiga kapal dari 36 kapal (yang hilir mudik). Jangan kira ASDP menguasai Merak,&quot; tegas Dahlan.Menurutnya, sebelum ada kecelakaan kapal, Dahlan telah meminta ASDP untuk menambah dan memperbesar armadanya. &quot;Saya minta ASDP memperbesar armadanya, kalau mau lebih banyak. Harus ada solusi tempat parkir truk pas waktu masuk ke kapal itu on call misalnya,&quot; jelas dia.Dahlan pun tidak ingin mempercayai pendapat Komisi V begitu saja, yang menginginkan Dirut ASDP diganti. Pasalnya, bukan ASDP yang menguasai pelayaran. &quot;Saya tidak percaya Komisi V. Kan ASDP memiliki keterbatasan,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
