<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan TDL &quot;Goyang&quot; Bisnis Carrefour</title><description>PT Carrefour Indonesia mengaku keberatan dengan rencana pemerintah  menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15 persen tahun depan. Hal  ini karena sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnisnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699906/kenaikan-tdl-goyang-bisnis-carrefour</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699906/kenaikan-tdl-goyang-bisnis-carrefour"/><item><title>Kenaikan TDL &quot;Goyang&quot; Bisnis Carrefour</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699906/kenaikan-tdl-goyang-bisnis-carrefour</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/05/320/699906/kenaikan-tdl-goyang-bisnis-carrefour</guid><pubDate>Jum'at 05 Oktober 2012 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/05/320/699906/OlUDqXKird.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/05/320/699906/OlUDqXKird.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Carrefour Indonesia mengaku keberatan dengan rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15 persen tahun depan. Hal ini karena sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnisnya.&quot;Kita bersama asosiasi retail menentang rencana ini. Menaikkan TDL berarti menurunkan daya beli karena listrik naik, bisa-bisa semua barang naik dan inflasi besar. Ini makanya kita meminta pemerintah mengkaji ulang. Listrik sendiri merupakan komponen utama di sektor ritel,&quot; papar Head of Public Affairs Carrefour Satria Hamid, dijumpai di Media Gathering Carrefour, Jakarta, Jumat (5/10/2012).Menurut Satria, dengan kenaikan listrik sekira 15 listrik tahun depan, biaya operasional mereka akan naik sekira 10 persen.&amp;nbsp; Hal ini mengingat beban biaya listrik menempati sekira 30 persen biaya operasional. Meskipun begitu, dia tidak akan menaikkan harga produk.&quot;Harga produk kan dari pemasok, bukan kita,&quot; tambah dia singkat.Dengan kenaikan biaya operasional sekira 10 perseb ini, Satria memprediksi, bisnis retail khususnya di Carrefour akan menurunkan omzetnya.&quot;Mungkin bisa tergerus sekira lima persen,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Carrefour Indonesia mengaku keberatan dengan rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15 persen tahun depan. Hal ini karena sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnisnya.&quot;Kita bersama asosiasi retail menentang rencana ini. Menaikkan TDL berarti menurunkan daya beli karena listrik naik, bisa-bisa semua barang naik dan inflasi besar. Ini makanya kita meminta pemerintah mengkaji ulang. Listrik sendiri merupakan komponen utama di sektor ritel,&quot; papar Head of Public Affairs Carrefour Satria Hamid, dijumpai di Media Gathering Carrefour, Jakarta, Jumat (5/10/2012).Menurut Satria, dengan kenaikan listrik sekira 15 listrik tahun depan, biaya operasional mereka akan naik sekira 10 persen.&amp;nbsp; Hal ini mengingat beban biaya listrik menempati sekira 30 persen biaya operasional. Meskipun begitu, dia tidak akan menaikkan harga produk.&quot;Harga produk kan dari pemasok, bukan kita,&quot; tambah dia singkat.Dengan kenaikan biaya operasional sekira 10 perseb ini, Satria memprediksi, bisnis retail khususnya di Carrefour akan menurunkan omzetnya.&quot;Mungkin bisa tergerus sekira lima persen,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
