<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Listrik Tumbuh, Pemerintah Butuh Rp226,9 T</title><description>Pemerintah menyebut untuk menopang pertumbuhan penjualan listrik sebesar  sembilan persen, pihaknya memerlukan dana Rp226,91 triliun.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/07/19/700315/listrik-tumbuh-pemerintah-butuh-rp226-9-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/07/19/700315/listrik-tumbuh-pemerintah-butuh-rp226-9-t"/><item><title>Listrik Tumbuh, Pemerintah Butuh Rp226,9 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/07/19/700315/listrik-tumbuh-pemerintah-butuh-rp226-9-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/07/19/700315/listrik-tumbuh-pemerintah-butuh-rp226-9-t</guid><pubDate>Minggu 07 Oktober 2012 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/07/19/700315/N916RVWpet.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/07/19/700315/N916RVWpet.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyebut untuk menopang pertumbuhan penjualan listrik sebesar sembilan persen, pihaknya memerlukan dana Rp226,91 triliun.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Dengan pertumbuhan penjualan listrik sebesar sembilan persen, susut jaringan 8,5 persen dan margin tujuh persen&amp;nbsp; maka dibutuhkan dana pengadaan listrik sebesar Rp226,91 triliun,&amp;rdquo; ujar Menteri ESDM Jero Wacik dikutip situs resmi ESDM, Minggu (7/10/2012).Jero menambahkan, dengan kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) sebesar 15 persen pada tahun 2013 mendatang, dibutuhkan subsidi&amp;nbsp; sebesar Rp78,63 triliun. Apabila TDL tidak dinaikkan diperlukan Rp93,52 triliun atau ada penghematan anggaran sebesar Rp14,89 triliun.&quot;Penerima subsidi terbesar di 2013 adalah dua golongan yaitu golongan 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA yang mencapai 53,1 persen atau sekira Rp41,76 triliun dari kebutuhan subsidi listrik tahun 2013,&quot; tandasnya. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyebut untuk menopang pertumbuhan penjualan listrik sebesar sembilan persen, pihaknya memerlukan dana Rp226,91 triliun.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Dengan pertumbuhan penjualan listrik sebesar sembilan persen, susut jaringan 8,5 persen dan margin tujuh persen&amp;nbsp; maka dibutuhkan dana pengadaan listrik sebesar Rp226,91 triliun,&amp;rdquo; ujar Menteri ESDM Jero Wacik dikutip situs resmi ESDM, Minggu (7/10/2012).Jero menambahkan, dengan kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) sebesar 15 persen pada tahun 2013 mendatang, dibutuhkan subsidi&amp;nbsp; sebesar Rp78,63 triliun. Apabila TDL tidak dinaikkan diperlukan Rp93,52 triliun atau ada penghematan anggaran sebesar Rp14,89 triliun.&quot;Penerima subsidi terbesar di 2013 adalah dua golongan yaitu golongan 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA yang mencapai 53,1 persen atau sekira Rp41,76 triliun dari kebutuhan subsidi listrik tahun 2013,&quot; tandasnya. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
