<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Listrik di RI Terkendala &quot;Sejuta&quot; Masalah</title><description>Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) mengakui pihaknya  masih menemukan kendala dalam melakukan penyaluran listrik. Kendala ini  berasal dari internal maupun eksternal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/19/700736/penyaluran-listrik-di-ri-terkendala-sejuta-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/19/700736/penyaluran-listrik-di-ri-terkendala-sejuta-masalah"/><item><title>Penyaluran Listrik di RI Terkendala &quot;Sejuta&quot; Masalah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/19/700736/penyaluran-listrik-di-ri-terkendala-sejuta-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/19/700736/penyaluran-listrik-di-ri-terkendala-sejuta-masalah</guid><pubDate>Senin 08 Oktober 2012 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/08/19/700736/ULQMZvqa5h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/08/19/700736/ULQMZvqa5h.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) mengakui pihaknya masih menemukan kendala dalam melakukan penyaluran listrik. Kendala ini berasal dari internal maupun eksternal.Kendala dalam penyaluran listik tersebut, tidak hanya terdapat pada dalam manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan biaya untuk memenuhi kebutuhan listrik tetapi juga kendala dari faktor eksternal.Ketua MKI Mochamad Harry Jaya Pahlawan mengatakan kendala faktor eksternal terjadi seperti gangguan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tindakannya merusak fasilitas yang ada. &quot;Dirobohkan, misalnya transmisinya,&quot; kata Harry, saat menghadiri konferensi pers, di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta, Senin (8/10/2012).Selain itu, Harry menambahkan permasalahan juga terjadi pada pencurian lisrtrik yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia yang merugikan banyak pihak.&quot;Pencurian masih ada, di mana-mana. Kita juga rugi,&quot; ungkap Harry.Menurut Harry, dalam mengatasi hal ini, pihak PLN sudah melakukan upaya-upaya dengan melakukan komunikasi bersama masyarakat. Hal ini karena fasilitas listrik merupakan aset nasional yang harus dijaga.&quot;Kita jaga sama-sama, jangan lagi dari saya. Kalau bisa dijaga aset nasional karena efeknya macam-macam losses kita usahakan singel digit,&quot; tambah Herry.Selain itu Herry menambahkan, PLN sudah bekerjasama dengan pihak Kepolisian. &quot;Kita sudah mengerti tapi menangkapnya juga susah. Namun upaya penertibannya kita lakukan,&quot; pungkas Herry.Meski begitu, Harry enggan menyebut berapa kerugian yang harus ditanggung pihaknya. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) mengakui pihaknya masih menemukan kendala dalam melakukan penyaluran listrik. Kendala ini berasal dari internal maupun eksternal.Kendala dalam penyaluran listik tersebut, tidak hanya terdapat pada dalam manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan biaya untuk memenuhi kebutuhan listrik tetapi juga kendala dari faktor eksternal.Ketua MKI Mochamad Harry Jaya Pahlawan mengatakan kendala faktor eksternal terjadi seperti gangguan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tindakannya merusak fasilitas yang ada. &quot;Dirobohkan, misalnya transmisinya,&quot; kata Harry, saat menghadiri konferensi pers, di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta, Senin (8/10/2012).Selain itu, Harry menambahkan permasalahan juga terjadi pada pencurian lisrtrik yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia yang merugikan banyak pihak.&quot;Pencurian masih ada, di mana-mana. Kita juga rugi,&quot; ungkap Harry.Menurut Harry, dalam mengatasi hal ini, pihak PLN sudah melakukan upaya-upaya dengan melakukan komunikasi bersama masyarakat. Hal ini karena fasilitas listrik merupakan aset nasional yang harus dijaga.&quot;Kita jaga sama-sama, jangan lagi dari saya. Kalau bisa dijaga aset nasional karena efeknya macam-macam losses kita usahakan singel digit,&quot; tambah Herry.Selain itu Herry menambahkan, PLN sudah bekerjasama dengan pihak Kepolisian. &quot;Kita sudah mengerti tapi menangkapnya juga susah. Namun upaya penertibannya kita lakukan,&quot; pungkas Herry.Meski begitu, Harry enggan menyebut berapa kerugian yang harus ditanggung pihaknya. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
