<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kredit BNI ke Hutama Bagian Percepatan Pembangunan Infrastruktur</title><description>Pemberian fasilitas kredit PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kepada PT  Hutama Karya (Persero) guna mendukung proyek pemerintah sebagai  percepatan pembangunan di sektor infrastruktur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/320/700578/kredit-bni-ke-hutama-bagian-percepatan-pembangunan-infrastruktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/320/700578/kredit-bni-ke-hutama-bagian-percepatan-pembangunan-infrastruktur"/><item><title>Kredit BNI ke Hutama Bagian Percepatan Pembangunan Infrastruktur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/320/700578/kredit-bni-ke-hutama-bagian-percepatan-pembangunan-infrastruktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/08/320/700578/kredit-bni-ke-hutama-bagian-percepatan-pembangunan-infrastruktur</guid><pubDate>Senin 08 Oktober 2012 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/08/320/700578/HMYFFBvLIv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/08/320/700578/HMYFFBvLIv.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemberian fasilitas kredit PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kepada PT Hutama Karya (Persero) guna mendukung proyek pemerintah sebagai percepatan pembangunan di sektor infrastruktur.&quot;Peluangnya cukup besar, berkaitan dengan master plan pemerintah, pembangunan untuk pelabuhan, laut, udara, jalan, listrik, energi, itu menjadi prioritas sehingga kami sebagai fasilitator harus menjadi penunjang proyek pemerintah,&quot; ungkap Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, di Gedung BNI, Jakarta, Senin (8/10/2012).Gatot menuturkan, BNI sebagai bank milik negara harus turut serta mempercepat master plan pemerintah guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi. &quot;Kami sebagai bank milik pemerintah mau tidak mau harus ikut,&quot; tutur Gatot.Melihat kondisi global saat ini, Gatot meyakini agar pertumbuhan ekonomi melesat di samping memperhatikan infrastruktur maka harus difokuskan ke satu sektor yakni industri. &quot;Agar kita sustain itu hanya satu yakni sektor industri harus tumbuh,&quot; kata Gatot singkat.Menurutnya, 240 juta rakyat Indonesia menjadi pasar yang menggiurkan, apabila bisa memfasilitasi pengembangan industri dalam negeri. Gatot pun mengaku pihaknya telah mempelajari industri-industri di daerah unggulan selama lima tahun ke depan. Dia menambahkan, sektor industri memiliki peluang yang potensial bagi penyaluran kredit.&quot;Meskipun risiko lebih tinggi dan cost-nya juga tinggi terkait infrastruktur, namun kita juga fokus ke industri dalam negeri,&quot; ucap Gatot.Oleh karena itu, Gatot meminta kepada Hutama Karya terkait pemberian kredit, yakni memberitahukan proyek mana saja yang akan dibangun.&quot;Kami tolong diberitahu pembangunan jalan mana yang akan dibangun, dan bagaimana cara pengembaliannya kepada kami (BNI), simple saja pak,&quot; pungkas Gatot.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemberian fasilitas kredit PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kepada PT Hutama Karya (Persero) guna mendukung proyek pemerintah sebagai percepatan pembangunan di sektor infrastruktur.&quot;Peluangnya cukup besar, berkaitan dengan master plan pemerintah, pembangunan untuk pelabuhan, laut, udara, jalan, listrik, energi, itu menjadi prioritas sehingga kami sebagai fasilitator harus menjadi penunjang proyek pemerintah,&quot; ungkap Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, di Gedung BNI, Jakarta, Senin (8/10/2012).Gatot menuturkan, BNI sebagai bank milik negara harus turut serta mempercepat master plan pemerintah guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi. &quot;Kami sebagai bank milik pemerintah mau tidak mau harus ikut,&quot; tutur Gatot.Melihat kondisi global saat ini, Gatot meyakini agar pertumbuhan ekonomi melesat di samping memperhatikan infrastruktur maka harus difokuskan ke satu sektor yakni industri. &quot;Agar kita sustain itu hanya satu yakni sektor industri harus tumbuh,&quot; kata Gatot singkat.Menurutnya, 240 juta rakyat Indonesia menjadi pasar yang menggiurkan, apabila bisa memfasilitasi pengembangan industri dalam negeri. Gatot pun mengaku pihaknya telah mempelajari industri-industri di daerah unggulan selama lima tahun ke depan. Dia menambahkan, sektor industri memiliki peluang yang potensial bagi penyaluran kredit.&quot;Meskipun risiko lebih tinggi dan cost-nya juga tinggi terkait infrastruktur, namun kita juga fokus ke industri dalam negeri,&quot; ucap Gatot.Oleh karena itu, Gatot meminta kepada Hutama Karya terkait pemberian kredit, yakni memberitahukan proyek mana saja yang akan dibangun.&quot;Kami tolong diberitahu pembangunan jalan mana yang akan dibangun, dan bagaimana cara pengembaliannya kepada kami (BNI), simple saja pak,&quot; pungkas Gatot.</content:encoded></item></channel></rss>
