<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dahlan Berharap Refinancing Obligasi Danareksa Rampung Desember</title><description>PT Danareksa (Persero) berencana menerbitkan obligasi sebesar  Rp500 miliar. Dana obligasi tersebut akan digunakan untuk pembiayaan  kembali (refinancing) utang Danareksa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/09/278/701133/dahlan-berharap-refinancing-obligasi-danareksa-rampung-desember</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/09/278/701133/dahlan-berharap-refinancing-obligasi-danareksa-rampung-desember"/><item><title> Dahlan Berharap Refinancing Obligasi Danareksa Rampung Desember</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/09/278/701133/dahlan-berharap-refinancing-obligasi-danareksa-rampung-desember</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/09/278/701133/dahlan-berharap-refinancing-obligasi-danareksa-rampung-desember</guid><pubDate>Selasa 09 Oktober 2012 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/09/278/701133/mOM7qLcHbm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/09/278/701133/mOM7qLcHbm.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Daylife)</title></images><description>JAKARTA - PT Danareksa (Persero) berencana menerbitkan obligasi sebesar  Rp500 miliar. Dana obligasi tersebut akan digunakan untuk pembiayaan  kembali (refinancing) utang Danareksa.  Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan, obligasi Danareksa ini telah  diganjar peringkat A dengan outlook stable, oleh PT Pemeringkat Efek  Indonesia (Pefindo). Menurut dia, dengan peringkat ini, maka  peringkatnya telah didapat.   &quot;Proses di Bapepam-nya lagi jalan. Insya Allah Desember selesai,&quot; ungkap  Dahlan, usai rapat pimpinan BUMN di Kantor Danareksa, Jakarta, Selasa  (9/10/2012).  Dahlan melanjutkan, obligasi ini belum memiliki kisaran kupon. Menurut  dia, pembahasan ini masih akan dibicarakan lebih lanjut. Meski demikian,  dia berharap kupon tersebut berada di angka minimal. &quot;Maunya sih single  digit tapi masih belum pasti. Rating baru keluar kemarin.  Underwriter-nya Danareksa sendiri,&quot; kata dia.  Dia melanjutkan, penerbitan obligasi sebesar Rp500 miliar ini merupakan  bagian dari penerbitan obligasi berkelanjutan sebesar Rp1 triliun.  &quot;Tahun ini baru refinancing 500 miliar. Rp500 miliar lagi tahun depan  kalau tidak ada kebutuhan,&quot; jelas dia.  &quot;Kita juga untuk prudence capital budgeting, pinjaman jangka pendek dan  jangka panjang. tidak semua bergantung dana jangka pendek. Kalau ada  volatile dan krisis kita masih punya pendanaan jangka panjang,&quot;  tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Danareksa (Persero) berencana menerbitkan obligasi sebesar  Rp500 miliar. Dana obligasi tersebut akan digunakan untuk pembiayaan  kembali (refinancing) utang Danareksa.  Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan, obligasi Danareksa ini telah  diganjar peringkat A dengan outlook stable, oleh PT Pemeringkat Efek  Indonesia (Pefindo). Menurut dia, dengan peringkat ini, maka  peringkatnya telah didapat.   &quot;Proses di Bapepam-nya lagi jalan. Insya Allah Desember selesai,&quot; ungkap  Dahlan, usai rapat pimpinan BUMN di Kantor Danareksa, Jakarta, Selasa  (9/10/2012).  Dahlan melanjutkan, obligasi ini belum memiliki kisaran kupon. Menurut  dia, pembahasan ini masih akan dibicarakan lebih lanjut. Meski demikian,  dia berharap kupon tersebut berada di angka minimal. &quot;Maunya sih single  digit tapi masih belum pasti. Rating baru keluar kemarin.  Underwriter-nya Danareksa sendiri,&quot; kata dia.  Dia melanjutkan, penerbitan obligasi sebesar Rp500 miliar ini merupakan  bagian dari penerbitan obligasi berkelanjutan sebesar Rp1 triliun.  &quot;Tahun ini baru refinancing 500 miliar. Rp500 miliar lagi tahun depan  kalau tidak ada kebutuhan,&quot; jelas dia.  &quot;Kita juga untuk prudence capital budgeting, pinjaman jangka pendek dan  jangka panjang. tidak semua bergantung dana jangka pendek. Kalau ada  volatile dan krisis kita masih punya pendanaan jangka panjang,&quot;  tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
