<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNP2TKI Cemburu TKI Filipina Jadi Perawat di Timur Tengah</title><description>Jumhur mengaku iri karena lowongan tenaga kerja perawat banyak diisi dari Filipina, bukan dari Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/10/320/701864/bnp2tki-cemburu-tki-filipina-jadi-perawat-di-timur-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/10/320/701864/bnp2tki-cemburu-tki-filipina-jadi-perawat-di-timur-tengah"/><item><title>BNP2TKI Cemburu TKI Filipina Jadi Perawat di Timur Tengah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/10/320/701864/bnp2tki-cemburu-tki-filipina-jadi-perawat-di-timur-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/10/320/701864/bnp2tki-cemburu-tki-filipina-jadi-perawat-di-timur-tengah</guid><pubDate>Rabu 10 Oktober 2012 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/10/320/701864/Axq85869P1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/10/320/701864/Axq85869P1.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat berharap pihak Muhammadiyah menyiapkan TKI perawat karena terdapat ribuan lowongan untuk TKI formal tersebut atas permintaan negara-negara di Timur Tengah.&quot;Saya ingin Muhammadiyah menyerbu TKI formal perawat. Negara-negara di Timur Tengah minta TKI kita karena muslim. Cuma sampai sekarang belum bisa memenuhi. Makanya harus diisi Muhammadiyah,&quot; ungkap Jumhur, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/10/2012).Jumhur mengaku iri karena lowongan tenaga kerja perawat banyak diisi dari Filipina, bukan dari Indonesia. &quot;Saya cemburu, TKI perawat yang gajinya belasan juta, banyak diisi tenaga kerja dari Filipina. Padahal, di Timur Tengah minta dari Indonesia karena muslim,&quot; beber Kepala BNP2TKI.Dia menegaskan, pemerintah&amp;nbsp; mendorong TKI skill/formal terutama sektor perawat. Menurutnya, terdapat ribuan TKI perawat di negara-negara Timur Tengah. &quot;Tapi kita ingin puluhan ribu, bahkan kalau bisa ratusan ribu TKI perawat. Tapi sayangnya masih banyak diisi dari Filipina,&quot; paparnya.Jumhur pun memuji perilaku TKI yang sopan dan cukup rajin bekerja di luar negeri.&quot;Hampir semua negara menyatakan salut terhadap TKI kita karena perilakunya berbeda dengan negara lain. Tidak pernah hura-hura, mabuk dan lainnya. Kalau dari negara lain hura-hura, mabuk-mabukan dan bangunnya siang,&quot; ungkapnya pula.Lebih lanjut, Jumhur menyatakan, BNP2TKI dan Muhammadiyah terus bekerja sama dalam penempatan TKI formal. Menurutnya, penempatan TKI formal ini dilakukan melalui Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan TKI Muhammadiyah bekerja dengan Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.Sebelumnya, pada 2011 sudah ditempatkan 225 TKI konstruksi ini ke Brunei. Karena itu sebelum diberangkatkan para TKI ini dibekali dengan materi kewirausahaan, karakter, dan akhlak.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat berharap pihak Muhammadiyah menyiapkan TKI perawat karena terdapat ribuan lowongan untuk TKI formal tersebut atas permintaan negara-negara di Timur Tengah.&quot;Saya ingin Muhammadiyah menyerbu TKI formal perawat. Negara-negara di Timur Tengah minta TKI kita karena muslim. Cuma sampai sekarang belum bisa memenuhi. Makanya harus diisi Muhammadiyah,&quot; ungkap Jumhur, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/10/2012).Jumhur mengaku iri karena lowongan tenaga kerja perawat banyak diisi dari Filipina, bukan dari Indonesia. &quot;Saya cemburu, TKI perawat yang gajinya belasan juta, banyak diisi tenaga kerja dari Filipina. Padahal, di Timur Tengah minta dari Indonesia karena muslim,&quot; beber Kepala BNP2TKI.Dia menegaskan, pemerintah&amp;nbsp; mendorong TKI skill/formal terutama sektor perawat. Menurutnya, terdapat ribuan TKI perawat di negara-negara Timur Tengah. &quot;Tapi kita ingin puluhan ribu, bahkan kalau bisa ratusan ribu TKI perawat. Tapi sayangnya masih banyak diisi dari Filipina,&quot; paparnya.Jumhur pun memuji perilaku TKI yang sopan dan cukup rajin bekerja di luar negeri.&quot;Hampir semua negara menyatakan salut terhadap TKI kita karena perilakunya berbeda dengan negara lain. Tidak pernah hura-hura, mabuk dan lainnya. Kalau dari negara lain hura-hura, mabuk-mabukan dan bangunnya siang,&quot; ungkapnya pula.Lebih lanjut, Jumhur menyatakan, BNP2TKI dan Muhammadiyah terus bekerja sama dalam penempatan TKI formal. Menurutnya, penempatan TKI formal ini dilakukan melalui Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan TKI Muhammadiyah bekerja dengan Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.Sebelumnya, pada 2011 sudah ditempatkan 225 TKI konstruksi ini ke Brunei. Karena itu sebelum diberangkatkan para TKI ini dibekali dengan materi kewirausahaan, karakter, dan akhlak.</content:encoded></item></channel></rss>
