<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemerintah Sebut Potensi Penghematan Energi 25%</title><description>Pemerintah menyebut potensi penghematan energi mencapai 25 persen dari  sektor rumah tangga, komersial, industri, dan transportasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/12/19/702860/pemerintah-sebut-potensi-penghematan-energi-25</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/12/19/702860/pemerintah-sebut-potensi-penghematan-energi-25"/><item><title> Pemerintah Sebut Potensi Penghematan Energi 25%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/12/19/702860/pemerintah-sebut-potensi-penghematan-energi-25</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/12/19/702860/pemerintah-sebut-potensi-penghematan-energi-25</guid><pubDate>Jum'at 12 Oktober 2012 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/12/19/702860/rThCYU5pev.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/12/19/702860/rThCYU5pev.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyebut potensi penghematan energi mencapai 25 persen dari sektor rumah tangga, komersial, industri, dan transportasi.Direktur Konservasi Energi Maryam Ayuni menyebut saat ini pengguna energi terbesar adalah sektor industri dengan pangsa 44,2 persen. Konsumsi terbesar berikutnya adalah sektor transportasi dengan pangsa 40,6 persen, diikuti dengan sektor rumah tangga sebesar 11,4 persen dan sektor komersial sebesar 3,7 persen.&quot;Berangkat dari kenyataan sektor industri, rumah tangga dan transportasi merupakan konsumen terbesar energi maka menurut&amp;nbsp; potensi penghematan tiga sektor tersebut dengan melakukan penghematan antara 15-25 persen. Ada angka sebesar itu yang bisa dihemat,&quot; kata Maryam dikutip dari situs ESDM, Jumat (12/10/2012).Terkait dengan instruksi presiden (Inpres) nomor 13 tahun 2011 tentang penghematan energi, tambah dia, terdapat realisasi&amp;nbsp; penghematan yang cukup signifikan.&quot;Yang cukup signifikan penurunannya di listrik, untuk bahan bakar minyak belum terlalu signifikan,&quot; tambahnya.Sebagai informasi, rata-rata pertumbuhan kebutuhan listrik tujuh persen per tahun selama kurun waktu 30 tahun maka konsumsi listrik akan meningkat dengan tajam khususnya di sektor rumah tangga, konsumsi akan meningkat dari 21,52 gigawatt hour (Gwh) pada 2000 menjadi sekira 444,53 Gwh pada 2030. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyebut potensi penghematan energi mencapai 25 persen dari sektor rumah tangga, komersial, industri, dan transportasi.Direktur Konservasi Energi Maryam Ayuni menyebut saat ini pengguna energi terbesar adalah sektor industri dengan pangsa 44,2 persen. Konsumsi terbesar berikutnya adalah sektor transportasi dengan pangsa 40,6 persen, diikuti dengan sektor rumah tangga sebesar 11,4 persen dan sektor komersial sebesar 3,7 persen.&quot;Berangkat dari kenyataan sektor industri, rumah tangga dan transportasi merupakan konsumen terbesar energi maka menurut&amp;nbsp; potensi penghematan tiga sektor tersebut dengan melakukan penghematan antara 15-25 persen. Ada angka sebesar itu yang bisa dihemat,&quot; kata Maryam dikutip dari situs ESDM, Jumat (12/10/2012).Terkait dengan instruksi presiden (Inpres) nomor 13 tahun 2011 tentang penghematan energi, tambah dia, terdapat realisasi&amp;nbsp; penghematan yang cukup signifikan.&quot;Yang cukup signifikan penurunannya di listrik, untuk bahan bakar minyak belum terlalu signifikan,&quot; tambahnya.Sebagai informasi, rata-rata pertumbuhan kebutuhan listrik tujuh persen per tahun selama kurun waktu 30 tahun maka konsumsi listrik akan meningkat dengan tajam khususnya di sektor rumah tangga, konsumsi akan meningkat dari 21,52 gigawatt hour (Gwh) pada 2000 menjadi sekira 444,53 Gwh pada 2030. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
