<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Akui Minyak Indonesia Masih Sering Dicuri</title><description>PT Pertamina (Persero) mengakui masih ada penyimpangan dalam  pendistribusian minyak mentah atau Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini pun  membuat negara jadi merugi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/15/19/704111/pertamina-akui-minyak-indonesia-masih-sering-dicuri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/15/19/704111/pertamina-akui-minyak-indonesia-masih-sering-dicuri"/><item><title>Pertamina Akui Minyak Indonesia Masih Sering Dicuri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/15/19/704111/pertamina-akui-minyak-indonesia-masih-sering-dicuri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/15/19/704111/pertamina-akui-minyak-indonesia-masih-sering-dicuri</guid><pubDate>Senin 15 Oktober 2012 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/15/19/704111/OTbje9J2nH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/15/19/704111/OTbje9J2nH.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui masih ada penyimpangan dalam pendistribusian minyak mentah atau Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini pun membuat negara jadi merugi. &quot;Saya konsentrasi yang illegal tapping, karena itu yang sudah bertahun-tahun,&quot; kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, saat menghadiri RDP penyelundupan atau penimbunan minyak mentah di wilayah Indonesia, di Gedung DPR, Jakarta Senin (15/10/2012).Karen mengatakan, saat ini yang paling penting adalah penghentian pencurian dan penyelundupan minyak karena kerugian negara harus dihindari atas perilaku tersebut.&quot;Bagi kita itu kan yang terpenting adalah tidak boleh ada yang dirugikan baik Pertamina maupun negara,&quot; ungkap Karen.Menurut Karen, meski saat ini Pertamina sudah menggunakan teknologi yang memantau penyaluran minyak tersebut namun masih saja ditemukan penyimpangan.&quot;Jadi ini masalahnya sistemnya harus ada, kalau sistemnya ada itu prosesnya bisa dijalankan. Ujung-ujungnya kembali ke manusia, jadi sebagus apapun sistem yang dibuat Pertamina tapi masih ada manusia yang tidak disiplin, sistem apapun tidak akan jalan,&quot; tutup Karen. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui masih ada penyimpangan dalam pendistribusian minyak mentah atau Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini pun membuat negara jadi merugi. &quot;Saya konsentrasi yang illegal tapping, karena itu yang sudah bertahun-tahun,&quot; kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, saat menghadiri RDP penyelundupan atau penimbunan minyak mentah di wilayah Indonesia, di Gedung DPR, Jakarta Senin (15/10/2012).Karen mengatakan, saat ini yang paling penting adalah penghentian pencurian dan penyelundupan minyak karena kerugian negara harus dihindari atas perilaku tersebut.&quot;Bagi kita itu kan yang terpenting adalah tidak boleh ada yang dirugikan baik Pertamina maupun negara,&quot; ungkap Karen.Menurut Karen, meski saat ini Pertamina sudah menggunakan teknologi yang memantau penyaluran minyak tersebut namun masih saja ditemukan penyimpangan.&quot;Jadi ini masalahnya sistemnya harus ada, kalau sistemnya ada itu prosesnya bisa dijalankan. Ujung-ujungnya kembali ke manusia, jadi sebagus apapun sistem yang dibuat Pertamina tapi masih ada manusia yang tidak disiplin, sistem apapun tidak akan jalan,&quot; tutup Karen. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
