<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sesi I, Kondisi Bursa Asia Tahan Pergerakan Investor</title><description>Perdagangan sesi pertama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih  bergerak stagnan alias flat sebesar 0,55 poin atau 0,01 persen. Investor  asing pun terus melakukan akumulasi beli di tengah masa penantian  dirilisnya laporan keuangan kuartal III-2012.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/25/278/709217/sesi-i-kondisi-bursa-asia-tahan-pergerakan-investor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/25/278/709217/sesi-i-kondisi-bursa-asia-tahan-pergerakan-investor"/><item><title>Sesi I, Kondisi Bursa Asia Tahan Pergerakan Investor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/25/278/709217/sesi-i-kondisi-bursa-asia-tahan-pergerakan-investor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/25/278/709217/sesi-i-kondisi-bursa-asia-tahan-pergerakan-investor</guid><pubDate>Kamis 25 Oktober 2012 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/25/278/709217/BhVEIjkZ8h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/25/278/709217/BhVEIjkZ8h.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perdagangan sesi pertama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak stagnan alias flat sebesar 0,55 poin atau 0,01 persen. Investor asing pun terus melakukan akumulasi beli di tengah masa penantian dirilisnya laporan keuangan kuartal III-2012.Menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, beragamnya kondisi bursa regional Asia menahan investor mengambil posisi lebih besar di pasar. Sehingga menjadi faktor lain alasan IHSG bergerak stagnan dalam perdagangan sesi pertama.&quot;Penantian laporan keuangan emiten, akumulasi pembelian asing, ditambah bursa regional Asia menjadi faktor pergerakan IHSG pada perdagangan sesi I ini,&quot; katanya di Jakarta, Kamis (25/10/2012).Edwin menambahkan, untuk perdagangan di sesi kedua diperkirakan akan lebih bergairah menjelang pembukaan bursa Eropa. &quot;Hal tersebut seiring Dow Jones Futures yang menunjukkan peluang dibuka diarea positif,&quot; tambah Edwin.Sekadar informasi, sentimen negatif tampak masih menghantam pergerakan saham-saham regional. Aksi ambil untung menjelang libur panjang pun mau tak mau menerpa IHSG. Hasilnya, IHSG ditutup stagnan meski mampu naik tipis 0,55 poin di 4.335,93.Indeks patokan LQ45 bergerak stagnan meski naik 1,20 poin atau 0,2 persen ke 750,08, indeks IDX30 naik tipis 0,43 poin atau 0,1 persen ke 379,08, sementara Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 0,24 poin ke 616,08.</description><content:encoded>JAKARTA - Perdagangan sesi pertama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak stagnan alias flat sebesar 0,55 poin atau 0,01 persen. Investor asing pun terus melakukan akumulasi beli di tengah masa penantian dirilisnya laporan keuangan kuartal III-2012.Menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, beragamnya kondisi bursa regional Asia menahan investor mengambil posisi lebih besar di pasar. Sehingga menjadi faktor lain alasan IHSG bergerak stagnan dalam perdagangan sesi pertama.&quot;Penantian laporan keuangan emiten, akumulasi pembelian asing, ditambah bursa regional Asia menjadi faktor pergerakan IHSG pada perdagangan sesi I ini,&quot; katanya di Jakarta, Kamis (25/10/2012).Edwin menambahkan, untuk perdagangan di sesi kedua diperkirakan akan lebih bergairah menjelang pembukaan bursa Eropa. &quot;Hal tersebut seiring Dow Jones Futures yang menunjukkan peluang dibuka diarea positif,&quot; tambah Edwin.Sekadar informasi, sentimen negatif tampak masih menghantam pergerakan saham-saham regional. Aksi ambil untung menjelang libur panjang pun mau tak mau menerpa IHSG. Hasilnya, IHSG ditutup stagnan meski mampu naik tipis 0,55 poin di 4.335,93.Indeks patokan LQ45 bergerak stagnan meski naik 1,20 poin atau 0,2 persen ke 750,08, indeks IDX30 naik tipis 0,43 poin atau 0,1 persen ke 379,08, sementara Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 0,24 poin ke 616,08.</content:encoded></item></channel></rss>
