<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan Iskan: Di Depan Forum Akan Saya Beberkan!</title><description>Dahlan Iskan menegaskan, apabila hal diperlukan, dirinya siap memberikan keterangan secara jelas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/28/320/710129/dahlan-iskan-di-depan-forum-akan-saya-beberkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/10/28/320/710129/dahlan-iskan-di-depan-forum-akan-saya-beberkan"/><item><title>Dahlan Iskan: Di Depan Forum Akan Saya Beberkan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/10/28/320/710129/dahlan-iskan-di-depan-forum-akan-saya-beberkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/10/28/320/710129/dahlan-iskan-di-depan-forum-akan-saya-beberkan</guid><pubDate>Minggu 28 Oktober 2012 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/28/320/710129/v6SOXT50mx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/28/320/710129/v6SOXT50mx.jpg</image><title>Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan sebenarnya dia tidak berkeinginan untuk membongkar siapa saja yang menjadikan BUMN sebagai 'sapi perah', baik yang berasal dari parpol maupun DPR. Namun, dia menegaskan, apabila hal diperlukan, dirinya siap memberikan keterangan secara jelas.&amp;ldquo;Undang aja saya secara resmi, di depan forum akan saya beberkan,&amp;rdquo; kata Dahlan seperti dilansir dari situs resmi Setgab, Minggu (28/10/2012).Dahlan melanjutkan, apa yang dia lakukan adalah bentuk perlindungan kepada BUMN. &quot;Saya semula tidak berminat mengungkap itu. Bagi saya, yang penting memagari teman-teman BUMN sendiri,&quot; jelasnya.Sebelumnya, Komisi VII DPR telah mengundang Meneg BUMN Dahlan Iskan, Rabu 24 Oktober 2012&amp;nbsp; terkait pembahasan hasil audit BPK terhadap PLN pada 2009-2010 yang membuat kerugian negara Rp37 triliun.&amp;nbsp; Namun, saat itu dia berhalangan. Akibatnya, Komisi VII DPR meradang dan menyatakan akan memanggil paksa Dahlan jika tidak memenuhi undangan rapat hingga tiga kali.Menanggapi rencana pemanggilan paksa itu, Dahlan Iskantidak mempermasalahkan.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Ya enggak apa-apa (dipanggil paksa) tapi kalau diundang&amp;nbsp; ya datanglah,&amp;rdquo; ujarnya santai.Menurut dia, absennya dirinya dalam rapat dengan Komisi VII karena dia sedang bertugas&amp;nbsp; ke Jambi. &quot;Di Jambi ngurus sapi, itu sudah direncanakan sejak lama,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan sebenarnya dia tidak berkeinginan untuk membongkar siapa saja yang menjadikan BUMN sebagai 'sapi perah', baik yang berasal dari parpol maupun DPR. Namun, dia menegaskan, apabila hal diperlukan, dirinya siap memberikan keterangan secara jelas.&amp;ldquo;Undang aja saya secara resmi, di depan forum akan saya beberkan,&amp;rdquo; kata Dahlan seperti dilansir dari situs resmi Setgab, Minggu (28/10/2012).Dahlan melanjutkan, apa yang dia lakukan adalah bentuk perlindungan kepada BUMN. &quot;Saya semula tidak berminat mengungkap itu. Bagi saya, yang penting memagari teman-teman BUMN sendiri,&quot; jelasnya.Sebelumnya, Komisi VII DPR telah mengundang Meneg BUMN Dahlan Iskan, Rabu 24 Oktober 2012&amp;nbsp; terkait pembahasan hasil audit BPK terhadap PLN pada 2009-2010 yang membuat kerugian negara Rp37 triliun.&amp;nbsp; Namun, saat itu dia berhalangan. Akibatnya, Komisi VII DPR meradang dan menyatakan akan memanggil paksa Dahlan jika tidak memenuhi undangan rapat hingga tiga kali.Menanggapi rencana pemanggilan paksa itu, Dahlan Iskantidak mempermasalahkan.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Ya enggak apa-apa (dipanggil paksa) tapi kalau diundang&amp;nbsp; ya datanglah,&amp;rdquo; ujarnya santai.Menurut dia, absennya dirinya dalam rapat dengan Komisi VII karena dia sedang bertugas&amp;nbsp; ke Jambi. &quot;Di Jambi ngurus sapi, itu sudah direncanakan sejak lama,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
