<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Datang ke BK, Dahlan Hanya Sebut 2 Nama</title><description>Menteri BUMN Dahlan Iskan telah menyerahkan dua nama oknum anggota DPR  yang diduga memeras BUMN kepada Badan Kehormatan (BK) DPR-RI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/05/320/713739/datang-ke-bk-dahlan-hanya-sebut-2-nama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/05/320/713739/datang-ke-bk-dahlan-hanya-sebut-2-nama"/><item><title> Datang ke BK, Dahlan Hanya Sebut 2 Nama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/05/320/713739/datang-ke-bk-dahlan-hanya-sebut-2-nama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/05/320/713739/datang-ke-bk-dahlan-hanya-sebut-2-nama</guid><pubDate>Senin 05 November 2012 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/05/320/713739/j4BeVrlN2I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/05/320/713739/j4BeVrlN2I.jpg</image><title>Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan telah menyerahkan dua nama oknum anggota DPR yang diduga memeras BUMN kepada Badan Kehormatan (BK) DPR-RI. Namun, keterlibatan dua nama ini pada sejumlah proyek, masih belum dipastikan.&quot;Dua nama dari tiga peristiwa, belum tentu nama yang saya serahkan tadi tokohnya. Jangan-jangan dua nama yang saya serahkan itu hanya pion atau suruhan,&quot; kata Dahlan, di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (5/11/2012).Menurutnya, dia telah menyerahkan sepenuhnya tindaklanjut dua nama tersebut pada keputusan BK DPR. &quot;Karena itu saya serahkan sepenuhnya ke BK, karena saya tidak tahu mekanismenya seperti apa,&quot; kata dia.Menurut dia, dia telah menyerahkan nama anggota DPR pemeras BUMN, nama direktur yang dimintai upeti, nama BUMN yang dimintai upeti, nominal uang yang diberikan, dan kapan peristiwanya terjadi.&quot;Yang saya serahkan tadi, nama anggota DPR, nama BUMN-nya, nama-nama orang BUMN yang diminta, jumlah uang, peristiwa, saya tulis di situ dan saya serahkan ke BK,&quot; katanya.Menurut dia, dua nama yang disampaikan ke Badan Kehormatan DPR-RI tidak sama dengan nama-nama dan inisial yang beredar melalui pesan singkat. &quot;Nama itu inisialnya tidak sama dengan yang di SMS itu. Itu SMS bohong,&quot; tambah dia.Sayangnya, Dahlan enggan menyebutkan nama maupun inisial dua orang yang dia laporkan ke DPR. &quot;Kalau hari ini saya tidak menyebutkan nama karena saya serahkan sepenuhnya ke BK,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan telah menyerahkan dua nama oknum anggota DPR yang diduga memeras BUMN kepada Badan Kehormatan (BK) DPR-RI. Namun, keterlibatan dua nama ini pada sejumlah proyek, masih belum dipastikan.&quot;Dua nama dari tiga peristiwa, belum tentu nama yang saya serahkan tadi tokohnya. Jangan-jangan dua nama yang saya serahkan itu hanya pion atau suruhan,&quot; kata Dahlan, di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (5/11/2012).Menurutnya, dia telah menyerahkan sepenuhnya tindaklanjut dua nama tersebut pada keputusan BK DPR. &quot;Karena itu saya serahkan sepenuhnya ke BK, karena saya tidak tahu mekanismenya seperti apa,&quot; kata dia.Menurut dia, dia telah menyerahkan nama anggota DPR pemeras BUMN, nama direktur yang dimintai upeti, nama BUMN yang dimintai upeti, nominal uang yang diberikan, dan kapan peristiwanya terjadi.&quot;Yang saya serahkan tadi, nama anggota DPR, nama BUMN-nya, nama-nama orang BUMN yang diminta, jumlah uang, peristiwa, saya tulis di situ dan saya serahkan ke BK,&quot; katanya.Menurut dia, dua nama yang disampaikan ke Badan Kehormatan DPR-RI tidak sama dengan nama-nama dan inisial yang beredar melalui pesan singkat. &quot;Nama itu inisialnya tidak sama dengan yang di SMS itu. Itu SMS bohong,&quot; tambah dia.Sayangnya, Dahlan enggan menyebutkan nama maupun inisial dua orang yang dia laporkan ke DPR. &quot;Kalau hari ini saya tidak menyebutkan nama karena saya serahkan sepenuhnya ke BK,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
