<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>1.000 Cara Mendapatkan 40% Gas Tangguh</title><description>Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan telah melakukan  banyak usaha untuk mendapatkan gas dari kilang Tangguh Papua. Usaha  itu, antara lain melakukan kontrak gas pada kilang Tangguh dilakukan  pada 2002. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/19/714411/1-000-cara-mendapatkan-40-gas-tangguh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/19/714411/1-000-cara-mendapatkan-40-gas-tangguh"/><item><title>1.000 Cara Mendapatkan 40% Gas Tangguh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/19/714411/1-000-cara-mendapatkan-40-gas-tangguh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/19/714411/1-000-cara-mendapatkan-40-gas-tangguh</guid><pubDate>Selasa 06 November 2012 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/06/19/714411/fAisYD0SsL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/06/19/714411/fAisYD0SsL.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan telah melakukan banyak usaha untuk mendapatkan gas dari kilang Tangguh Papua. Usaha itu, antara lain melakukan kontrak gas pada kilang Tangguh dilakukan pada 2002. Menteri ESDM Jero Wacik menjelaskan, pada waktu itu, 100 persen gas yang dihasilkan dari kilang tersebut diekspor. &quot;Separuhnya ke China, Jepang dan Korea. Separuhnya ke Amerika Serikat (AS) namanya Sempra,&quot; kata Jero di kantornya, Jakarta, Selasa (6/11/2012).Namun, melihat perkembangan kebutuhan energi di dalam negeri, pihaknya mengajukan renegosiasi agar gas dari kilang tangguh tersebut juga dapat digunakan di dalam negeri.&quot;Ini harus bicara baik-baik kepada BP. Inikan Tangguh train 1 dan 2 ekspor semua, tapi kita butuh gas. Kami sekarang demokrasi, masa semuanya ekspor,&quot; jelas Jero.Jero menambahkan, untuk gas train 3 kilang Tangguh, kementeriannya juga meminta ada pembagian gas untuk domestik dan akhirnya domestik mendapat gas 40 persen dari kilang Tangguh train 3 tersebut.&quot;Kita mulai bahas, waktu ngebahas kita pikirkan untuk porsi domestik. Awalnya kita dikasih 25 persen tapi saya bilang kurang. Saya tekan-telan itu negosiasi dapat 40 persen, mereka investasi USD 12 miliar di Tangguh untuk bisa mengeluarkan train 3,&quot; jelas Jero. (gna)&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan telah melakukan banyak usaha untuk mendapatkan gas dari kilang Tangguh Papua. Usaha itu, antara lain melakukan kontrak gas pada kilang Tangguh dilakukan pada 2002. Menteri ESDM Jero Wacik menjelaskan, pada waktu itu, 100 persen gas yang dihasilkan dari kilang tersebut diekspor. &quot;Separuhnya ke China, Jepang dan Korea. Separuhnya ke Amerika Serikat (AS) namanya Sempra,&quot; kata Jero di kantornya, Jakarta, Selasa (6/11/2012).Namun, melihat perkembangan kebutuhan energi di dalam negeri, pihaknya mengajukan renegosiasi agar gas dari kilang tangguh tersebut juga dapat digunakan di dalam negeri.&quot;Ini harus bicara baik-baik kepada BP. Inikan Tangguh train 1 dan 2 ekspor semua, tapi kita butuh gas. Kami sekarang demokrasi, masa semuanya ekspor,&quot; jelas Jero.Jero menambahkan, untuk gas train 3 kilang Tangguh, kementeriannya juga meminta ada pembagian gas untuk domestik dan akhirnya domestik mendapat gas 40 persen dari kilang Tangguh train 3 tersebut.&quot;Kita mulai bahas, waktu ngebahas kita pikirkan untuk porsi domestik. Awalnya kita dikasih 25 persen tapi saya bilang kurang. Saya tekan-telan itu negosiasi dapat 40 persen, mereka investasi USD 12 miliar di Tangguh untuk bisa mengeluarkan train 3,&quot; jelas Jero. (gna)&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
