<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kemenkeu Klaim Konsumsi Domestik Meningkat</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia  menurun dibandingkan kuartal sebelumnya. Padahal, konsumsi lebih besar  dari perkirakan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/20/714306/kemenkeu-klaim-konsumsi-domestik-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/20/714306/kemenkeu-klaim-konsumsi-domestik-meningkat"/><item><title> Kemenkeu Klaim Konsumsi Domestik Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/20/714306/kemenkeu-klaim-konsumsi-domestik-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/06/20/714306/kemenkeu-klaim-konsumsi-domestik-meningkat</guid><pubDate>Selasa 06 November 2012 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/06/20/714306/rj16rHYhsi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/06/20/714306/rj16rHYhsi.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia menurun dibandingkan kuartal sebelumnya. Padahal, konsumsi lebih besar dari perkirakan.&quot;Untuk konsumsi, malah lebih besar dari apa yang kita perkirakan, tapi dalam arti yang positif, untuk anggaran belanja pemerintah,&quot; kata Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jakarta, Selasa (6/11/2012).Mahendra mengatakan, secara keseluruhan tingkat pertumbuhan investasi pada Juli yang besarnya Rp11 triliun merupakan hasil dari belanja pemerintah. &quot;Jadi itu alasannya belanja pemerintah turun. Tetapi yang kita harapkan memang sudah berhasil ditingkatkan, itu kan untuk belanja modal,&quot; jelas dia.Menurutnya, pengeluaran pemerintah di kuartal III-2012 terbilang cukup tinggi. Namun, dalam catatan PDB itu masuk di investasi, bukan masuk ke pos belanja pemerintah.&quot;Tapi definisi yang berlaku universal. Jadi konsumsi masyarakat apa? Konsumsi modal apa? Kalau modal itu masuknya ke swasta, atau masuk investasi,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia menurun dibandingkan kuartal sebelumnya. Padahal, konsumsi lebih besar dari perkirakan.&quot;Untuk konsumsi, malah lebih besar dari apa yang kita perkirakan, tapi dalam arti yang positif, untuk anggaran belanja pemerintah,&quot; kata Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jakarta, Selasa (6/11/2012).Mahendra mengatakan, secara keseluruhan tingkat pertumbuhan investasi pada Juli yang besarnya Rp11 triliun merupakan hasil dari belanja pemerintah. &quot;Jadi itu alasannya belanja pemerintah turun. Tetapi yang kita harapkan memang sudah berhasil ditingkatkan, itu kan untuk belanja modal,&quot; jelas dia.Menurutnya, pengeluaran pemerintah di kuartal III-2012 terbilang cukup tinggi. Namun, dalam catatan PDB itu masuk di investasi, bukan masuk ke pos belanja pemerintah.&quot;Tapi definisi yang berlaku universal. Jadi konsumsi masyarakat apa? Konsumsi modal apa? Kalau modal itu masuknya ke swasta, atau masuk investasi,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
