<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dahlan Ngaku Tak Suruh BUMN Blak-blakan</title><description>Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tidak pernah melarang direksi BUMN  yang ingin blak-blakan menyampaikan nama oknum anggota DPR yang memeras  perusahaan BUMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/07/320/714789/dahlan-ngaku-tak-suruh-bumn-blak-blakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/07/320/714789/dahlan-ngaku-tak-suruh-bumn-blak-blakan"/><item><title> Dahlan Ngaku Tak Suruh BUMN Blak-blakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/07/320/714789/dahlan-ngaku-tak-suruh-bumn-blak-blakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/07/320/714789/dahlan-ngaku-tak-suruh-bumn-blak-blakan</guid><pubDate>Rabu 07 November 2012 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/07/320/714789/1D79K5Kr3m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/07/320/714789/1D79K5Kr3m.jpg</image><title>Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tidak pernah melarang direksi BUMN yang ingin blak-blakan menyampaikan nama oknum anggota DPR yang memeras perusahaan BUMN. Namun, bagi BUMN yang tidak berani, Dahlan juga tidak melarang.&quot;Saya tidak pernah melarang, dan tidak pernah menyuruh sekalipun mereka untuk membuka (siapa oknum) itu,&quot; kata Dahlan, kala ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (7/11/2012).Dahlan menambahkan, jika memang para direksi ingin blak-blakan, dirinya pun tidak perlu memberikan arahan. &quot;Arahan tidak ada, larangan tidak ada, silakan tanya mereka. Yang penting BUMN juga harus dibersihkan,&quot; tutur Dahlan. Sebelumnya, Dahlan meminta kepada seluruh jajaran direksi BUMN untuk blak-blakan menyebutkan nama jika ada anggota DPR yang memeras. Dahlan berharap kepada direksi agar memberanikan diri untuk mengungkap siapa saja nama-nama yang pernah memeras perusahaannya. &quot;Saya minta semua. Blak-blakan saja,&quot; katanya.Ketua BK DPR M Prakoso menyebutkan kejadian ini adalah pertama dalam sejaran yaitu ada seorang menteri yang melaporkan kalau adanya anggota DPR yang mengajak kerjasama BUMN.&quot;Ini pertama kali dalam sejarah, tingkat Menteri menyampaikan ada 10 nama yang diduga oknum anggota DPR yang kongkalingkong dengan sejumlah BUMN,&quot; katanya di DPR.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tidak pernah melarang direksi BUMN yang ingin blak-blakan menyampaikan nama oknum anggota DPR yang memeras perusahaan BUMN. Namun, bagi BUMN yang tidak berani, Dahlan juga tidak melarang.&quot;Saya tidak pernah melarang, dan tidak pernah menyuruh sekalipun mereka untuk membuka (siapa oknum) itu,&quot; kata Dahlan, kala ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (7/11/2012).Dahlan menambahkan, jika memang para direksi ingin blak-blakan, dirinya pun tidak perlu memberikan arahan. &quot;Arahan tidak ada, larangan tidak ada, silakan tanya mereka. Yang penting BUMN juga harus dibersihkan,&quot; tutur Dahlan. Sebelumnya, Dahlan meminta kepada seluruh jajaran direksi BUMN untuk blak-blakan menyebutkan nama jika ada anggota DPR yang memeras. Dahlan berharap kepada direksi agar memberanikan diri untuk mengungkap siapa saja nama-nama yang pernah memeras perusahaannya. &quot;Saya minta semua. Blak-blakan saja,&quot; katanya.Ketua BK DPR M Prakoso menyebutkan kejadian ini adalah pertama dalam sejaran yaitu ada seorang menteri yang melaporkan kalau adanya anggota DPR yang mengajak kerjasama BUMN.&quot;Ini pertama kali dalam sejarah, tingkat Menteri menyampaikan ada 10 nama yang diduga oknum anggota DPR yang kongkalingkong dengan sejumlah BUMN,&quot; katanya di DPR.</content:encoded></item></channel></rss>
