<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BP Migas Bantah Ditunggangi Asing</title><description>Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) membantah  ada intervensi asing dalam pelaksaan fungsi dan wewenangnya. Pasalnya,  semua keputusan berada di tangan pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/13/19/718036/bp-migas-bantah-ditunggangi-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/13/19/718036/bp-migas-bantah-ditunggangi-asing"/><item><title>BP Migas Bantah Ditunggangi Asing</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/13/19/718036/bp-migas-bantah-ditunggangi-asing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/13/19/718036/bp-migas-bantah-ditunggangi-asing</guid><pubDate>Selasa 13 November 2012 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/13/19/718036/D8P5G2zLbf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BP Migas R Priono (Foto:Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/13/19/718036/D8P5G2zLbf.jpg</image><title>Kepala BP Migas R Priono (Foto:Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) membantah ada intervensi asing dalam pelaksaan fungsi dan wewenangnya. Pasalnya, semua keputusan berada di tangan pemerintah.Kepala BP Migas R Priyono mengatakan, pihaknya tidak berkompeten mengundang orang asing karena hanya melanjutkan era Pertamina sebelum investor asing datang. &quot;Seperti Exxon di Aceh, Kalimantan Timur, laut Jawa. Itu sudah hadir sebelum BP Migas hadir,&quot; kata Priyono, di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/12/2012).Karena itu, Priyono mengaku tidak mengerti atas tuduhan penguasaan asing terhadap BP Migas. Meskipun begitu, BP Migas harus menjaga iklim investasi di sektor industri hulu Migas. &quot;Penguasaan asing saya enggak ngerti dari sebelah mana. Banyak produsen memang asing, tapi diundang Pertamina waktu itu. Tapi BP Migas harus jaga iklim investasi,&quot; ungkap Priyono.Priyono menyatakan BP Migas hanya pelaksana dan pengawas industri sektor hulu migas dan bukan penentu dan pengambil keputusan.&quot;Kami cuma mengawasi apa yang sudah ada. Proses perpanjangan sejarah mengatakan kami beri tiga blok ke Pertamina yang sudah habis,&quot; tutup Priyono.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) membantah ada intervensi asing dalam pelaksaan fungsi dan wewenangnya. Pasalnya, semua keputusan berada di tangan pemerintah.Kepala BP Migas R Priyono mengatakan, pihaknya tidak berkompeten mengundang orang asing karena hanya melanjutkan era Pertamina sebelum investor asing datang. &quot;Seperti Exxon di Aceh, Kalimantan Timur, laut Jawa. Itu sudah hadir sebelum BP Migas hadir,&quot; kata Priyono, di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/12/2012).Karena itu, Priyono mengaku tidak mengerti atas tuduhan penguasaan asing terhadap BP Migas. Meskipun begitu, BP Migas harus menjaga iklim investasi di sektor industri hulu Migas. &quot;Penguasaan asing saya enggak ngerti dari sebelah mana. Banyak produsen memang asing, tapi diundang Pertamina waktu itu. Tapi BP Migas harus jaga iklim investasi,&quot; ungkap Priyono.Priyono menyatakan BP Migas hanya pelaksana dan pengawas industri sektor hulu migas dan bukan penentu dan pengambil keputusan.&quot;Kami cuma mengawasi apa yang sudah ada. Proses perpanjangan sejarah mengatakan kami beri tiga blok ke Pertamina yang sudah habis,&quot; tutup Priyono.</content:encoded></item></channel></rss>
