<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Pusri, Perusahaan Yordania Bangun Pabrik USD220 Jt</title><description>PT Pupuk Sriwijaya Palembang berencana melakukan kerjasama  dengan  Yordania. Kerja sama ini dilakukan dalam rangka pembangunan pabrik  dengan nilai invstasi USD220 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/14/320/718288/gandeng-pusri-perusahaan-yordania-bangun-pabrik-usd220-jt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/14/320/718288/gandeng-pusri-perusahaan-yordania-bangun-pabrik-usd220-jt"/><item><title>Gandeng Pusri, Perusahaan Yordania Bangun Pabrik USD220 Jt</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/14/320/718288/gandeng-pusri-perusahaan-yordania-bangun-pabrik-usd220-jt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/14/320/718288/gandeng-pusri-perusahaan-yordania-bangun-pabrik-usd220-jt</guid><pubDate>Rabu 14 November 2012 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Setiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/14/320/718288/kMsqUtHVZV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/14/320/718288/kMsqUtHVZV.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - PT Pupuk Sriwijaya Palembang berencana melakukan kerjasama  dengan Yordania. Kerja sama ini dilakukan dalam rangka pembangunan pabrik dengan nilai invstasi USD220 juta.
&amp;nbsp;
&quot;kita punya perjanjian dengan Yordania. Kita punya MoU untuk membangun pabrik,&quot; kata Direktur Utama Pupuk Sriwijaya  Palembang, Musthofa, di Hotel Crown, Jakarta, Rabu  (14/11/2012).
&amp;nbsp;
Musthofa menuturkan, perusahan tersebut adalah JPMC Jordan Phosphat  Mine Company. Musthofa menyebutkan, nantinya pabrik tersebut akan dibangun di  Sumatera Selatan, meskipun secara sepesifik belum ditentukan. &quot;Di  Sumatera  Selatan  (Sumsel), tapi masih disiapkan,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Menurut Musthofa, jika ingin membuka posporgaesit, terlebih dahulu  harus punya pelabuhan yang besar. &quot;Harus memiliki kapal yang dapat mengangkut  30.000 ton, kedalaman minimum 14 meter. Nah, di Sumsel yang memiliki pelabuhan  besar, kedalam air cukup itu dimana, ini yang lagi dicari,&quot; jelas  dia.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, perjanjian kerjasama ini sudah ditandatangani sejak dua  tahun lalu. &quot;MoU nya masih dihangatkan terus dan masih diperpanjang,&quot; tambah  dia.
&amp;nbsp;
&quot;Kita hanya mengembangkan indusri posporegesit. Nilai proyeknya USD220 juta di luar tanah. Kapasitas pabrik ini 200 ribu  ton per tahun. Butuh lahan 25 hektar dan kita tidak punya,&quot; tukas  dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pupuk Sriwijaya Palembang berencana melakukan kerjasama  dengan Yordania. Kerja sama ini dilakukan dalam rangka pembangunan pabrik dengan nilai invstasi USD220 juta.
&amp;nbsp;
&quot;kita punya perjanjian dengan Yordania. Kita punya MoU untuk membangun pabrik,&quot; kata Direktur Utama Pupuk Sriwijaya  Palembang, Musthofa, di Hotel Crown, Jakarta, Rabu  (14/11/2012).
&amp;nbsp;
Musthofa menuturkan, perusahan tersebut adalah JPMC Jordan Phosphat  Mine Company. Musthofa menyebutkan, nantinya pabrik tersebut akan dibangun di  Sumatera Selatan, meskipun secara sepesifik belum ditentukan. &quot;Di  Sumatera  Selatan  (Sumsel), tapi masih disiapkan,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Menurut Musthofa, jika ingin membuka posporgaesit, terlebih dahulu  harus punya pelabuhan yang besar. &quot;Harus memiliki kapal yang dapat mengangkut  30.000 ton, kedalaman minimum 14 meter. Nah, di Sumsel yang memiliki pelabuhan  besar, kedalam air cukup itu dimana, ini yang lagi dicari,&quot; jelas  dia.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, perjanjian kerjasama ini sudah ditandatangani sejak dua  tahun lalu. &quot;MoU nya masih dihangatkan terus dan masih diperpanjang,&quot; tambah  dia.
&amp;nbsp;
&quot;Kita hanya mengembangkan indusri posporegesit. Nilai proyeknya USD220 juta di luar tanah. Kapasitas pabrik ini 200 ribu  ton per tahun. Butuh lahan 25 hektar dan kita tidak punya,&quot; tukas  dia.</content:encoded></item></channel></rss>
