<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPK Siap Jika Diminta Audit BP Migas</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Kementerian  ESDM  melakukan audit terhadap BP Migas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/19/718866/bpk-siap-jika-diminta-audit-bp-migas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/19/718866/bpk-siap-jika-diminta-audit-bp-migas"/><item><title>BPK Siap Jika Diminta Audit BP Migas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/19/718866/bpk-siap-jika-diminta-audit-bp-migas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/19/718866/bpk-siap-jika-diminta-audit-bp-migas</guid><pubDate>Kamis 15 November 2012 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/15/19/718866/xnCU3Mq6Ea.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/15/19/718866/xnCU3Mq6Ea.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Kementerian  ESDM melakukan audit terhadap BP Migas. Audit ini, dilakukan pascabubarnya BP Migas oleh  keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
&amp;nbsp;
Menanggapi  hal tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan siap jika memang diminta  secara resmi untuk mengauditnya. Sayangnya, sampai saat ini belum ada permintaan  dari pihak-pihak terkait.
&amp;nbsp;
&quot;Presiden sudah minta menteri ESDM yang melakukan auditkan, kita tunggu  saja. Kalau ada permintaan resmi, ya kita siap saja,&quot; kata anggota BPK, Rizal  Djalil, saat ditemui wartawan di TMII, Jakarta, Kamis  (15/11/2012).
&amp;nbsp;
Rizal menambahkan, memang sebaiknya dilakukan audit dulu oleh  Kementerian ESDM, sebelum diserahkan.&quot;Diserahkan khususnya seperti apa?  Sehingga, yang menerimapun berwenangan, dan segala macem akan terkait asset  juga, harus jelas,&quot; tambah dia.
&amp;nbsp;
Rizal mengatakan BPK akan menunggu apa saja yang dilakukan oleh  Kementerian ESDM. &quot;Biasanya di internal pemerintah mereka minta BPKP. Tapi yang  penting asetnya jelas,&quot; jelas Rizal.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Kementerian  ESDM melakukan audit terhadap BP Migas. Audit ini, dilakukan pascabubarnya BP Migas oleh  keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
&amp;nbsp;
Menanggapi  hal tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan siap jika memang diminta  secara resmi untuk mengauditnya. Sayangnya, sampai saat ini belum ada permintaan  dari pihak-pihak terkait.
&amp;nbsp;
&quot;Presiden sudah minta menteri ESDM yang melakukan auditkan, kita tunggu  saja. Kalau ada permintaan resmi, ya kita siap saja,&quot; kata anggota BPK, Rizal  Djalil, saat ditemui wartawan di TMII, Jakarta, Kamis  (15/11/2012).
&amp;nbsp;
Rizal menambahkan, memang sebaiknya dilakukan audit dulu oleh  Kementerian ESDM, sebelum diserahkan.&quot;Diserahkan khususnya seperti apa?  Sehingga, yang menerimapun berwenangan, dan segala macem akan terkait asset  juga, harus jelas,&quot; tambah dia.
&amp;nbsp;
Rizal mengatakan BPK akan menunggu apa saja yang dilakukan oleh  Kementerian ESDM. &quot;Biasanya di internal pemerintah mereka minta BPKP. Tapi yang  penting asetnya jelas,&quot; jelas Rizal.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
