<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Traktor Quick Bangun Pabrik di Kulonprogo</title><description>CV Karya Hidup Sentosa (CKS) berencana mendirikan pabrik  traktor Quick  di Sentolo, Kulonprogo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/320/718847/traktor-quick-bangun-pabrik-di-kulonprogo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/320/718847/traktor-quick-bangun-pabrik-di-kulonprogo"/><item><title>Traktor Quick Bangun Pabrik di Kulonprogo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/320/718847/traktor-quick-bangun-pabrik-di-kulonprogo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/15/320/718847/traktor-quick-bangun-pabrik-di-kulonprogo</guid><pubDate>Kamis 15 November 2012 17:24 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/15/320/718847/BteYoCjhB2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/15/320/718847/BteYoCjhB2.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>YOGYAKARTA &amp;ndash; CV Karya Hidup Sentosa (CKS) berencana mendirikan pabrik  traktor Quick di Sentolo, Kulonprogo. Saat ini sudah ada lahan seluas 35  hektare di Desa Tuksono yang akan dijadikan lokasi  pabrik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pembangunan pabrik akan kita laksanakan secara bertahap,&amp;rdquo; jelas Presdir CV karya Hidup Sentosa Hendro  Wijayanto di Yogyakarta, Kamis (15/11/2012).
&amp;nbsp;
Menurutnya, ekspansi pabrik di Kulonprogo telah menjadi jawaban atas  semakin meningkatnya pasar traktor di Tanah Air. Saat ini produksi traktor  quick per tahun mencapai 50 ribu unit. Padahal pabrik yang terletak di  Jalan Magelang, Yogyakarta, sudah kurang representatif dan tidak mungkin  diperluas.
&amp;nbsp;
Dipilihnya Kulonprogo, tidak lepas dari lokasi pabrik yang tidak  terlalu jauh dengan kantor pusat. Dismaping itu biaya produksi termasuk tanah  tidak begitu mahal. Padahal di masa mendatang kulonprogo akan memiliki bandara,  dan akses transportasi lainnya. &amp;ldquo;Target kita pada awal 2014, pabrik di Tuksono  sudah bisa memproduksi,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, mengatakan pemkab Kulonprogo akan  menjaga iklim investasi tetap kondusif. Pihaknya akan terus memberikan kemudahan dalam hal perijinan dan sarana pendukung  lainnya. Asalkan pembangunan pabrik sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah  (RTRW).
&amp;nbsp;
Kecamatan Sentolo, ujar hasto, telah ditetapkan sebagai kawasan  industry. Untuk itulah, seluruh investor yang akan masuk akan diarahkan di  Sentolo. Nantinya, seluruh fasilitas pendukung, seperti jalan, air minum,  listrik dan lainnya akan ditingkatkan. &amp;ldquo;Silahkan investor masuk kita siapkan  Sentolo di kawasan Sentolo,&amp;rdquo; jelas dia.</description><content:encoded>YOGYAKARTA &amp;ndash; CV Karya Hidup Sentosa (CKS) berencana mendirikan pabrik  traktor Quick di Sentolo, Kulonprogo. Saat ini sudah ada lahan seluas 35  hektare di Desa Tuksono yang akan dijadikan lokasi  pabrik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pembangunan pabrik akan kita laksanakan secara bertahap,&amp;rdquo; jelas Presdir CV karya Hidup Sentosa Hendro  Wijayanto di Yogyakarta, Kamis (15/11/2012).
&amp;nbsp;
Menurutnya, ekspansi pabrik di Kulonprogo telah menjadi jawaban atas  semakin meningkatnya pasar traktor di Tanah Air. Saat ini produksi traktor  quick per tahun mencapai 50 ribu unit. Padahal pabrik yang terletak di  Jalan Magelang, Yogyakarta, sudah kurang representatif dan tidak mungkin  diperluas.
&amp;nbsp;
Dipilihnya Kulonprogo, tidak lepas dari lokasi pabrik yang tidak  terlalu jauh dengan kantor pusat. Dismaping itu biaya produksi termasuk tanah  tidak begitu mahal. Padahal di masa mendatang kulonprogo akan memiliki bandara,  dan akses transportasi lainnya. &amp;ldquo;Target kita pada awal 2014, pabrik di Tuksono  sudah bisa memproduksi,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, mengatakan pemkab Kulonprogo akan  menjaga iklim investasi tetap kondusif. Pihaknya akan terus memberikan kemudahan dalam hal perijinan dan sarana pendukung  lainnya. Asalkan pembangunan pabrik sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah  (RTRW).
&amp;nbsp;
Kecamatan Sentolo, ujar hasto, telah ditetapkan sebagai kawasan  industry. Untuk itulah, seluruh investor yang akan masuk akan diarahkan di  Sentolo. Nantinya, seluruh fasilitas pendukung, seperti jalan, air minum,  listrik dan lainnya akan ditingkatkan. &amp;ldquo;Silahkan investor masuk kita siapkan  Sentolo di kawasan Sentolo,&amp;rdquo; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
