<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Belum Punya Lembaga Analis Mineral</title><description>Kementerian ESDM mengakui belum memiliki  lembaga yang menganalisis penggunaan mineral secara keseluruhan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/22/19/721742/ri-belum-punya-lembaga-analis-mineral</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/11/22/19/721742/ri-belum-punya-lembaga-analis-mineral"/><item><title>RI Belum Punya Lembaga Analis Mineral</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/11/22/19/721742/ri-belum-punya-lembaga-analis-mineral</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/11/22/19/721742/ri-belum-punya-lembaga-analis-mineral</guid><pubDate>Kamis 22 November 2012 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/22/19/721742/VBwdJbsq89.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Widi/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/22/19/721742/VBwdJbsq89.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Widi/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui belum memiliki lembaga yang menganalisis penggunaan mineral secara keseluruhan.Direktur Pembinaan Program Minerba, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Tatang Sabarudin mengatakan, saat ini Indonesia belum memiliki lembaga yang menganalisis penggunaan hasil tambang mineral dari hulu hingga hilir.&quot;Kalau kami yang sektor pertambangan belum ada. Lembaga minim economic analist,&quot; kata Tatang, saat menghadiri MCID Expo 2012 (Mineral and Coal Investment Development Expo), di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).Menurut tatang, saat ini diperlukan lembaga analisis yang berguna unutk mengendalikan produksi dan mengetahui sejauh mana nilai dari hasil tambang tersebut. &quot;Pengendalian produksi dalam arti kata penggunaannya, penggunaannya sakarang untuk energi batu bara misalnya bisa saja 1 kw listrik dipakai mesin jahit,&quot; imbuhnya.Tatang menambahkan, dengan adanya lembaga analisis yang menghitung penggunaan mineral dari hulu sampai hilir maka akan meningkatkan pendapatan negara.&quot;Jadi pendapatan negara akan meningkat, jadi dari hulu ke hilir yang perlu dianalis, lembaga analis yang seperti itu yang kita ciptakan,&quot; tutup Tatang.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui belum memiliki lembaga yang menganalisis penggunaan mineral secara keseluruhan.Direktur Pembinaan Program Minerba, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Tatang Sabarudin mengatakan, saat ini Indonesia belum memiliki lembaga yang menganalisis penggunaan hasil tambang mineral dari hulu hingga hilir.&quot;Kalau kami yang sektor pertambangan belum ada. Lembaga minim economic analist,&quot; kata Tatang, saat menghadiri MCID Expo 2012 (Mineral and Coal Investment Development Expo), di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).Menurut tatang, saat ini diperlukan lembaga analisis yang berguna unutk mengendalikan produksi dan mengetahui sejauh mana nilai dari hasil tambang tersebut. &quot;Pengendalian produksi dalam arti kata penggunaannya, penggunaannya sakarang untuk energi batu bara misalnya bisa saja 1 kw listrik dipakai mesin jahit,&quot; imbuhnya.Tatang menambahkan, dengan adanya lembaga analisis yang menghitung penggunaan mineral dari hulu sampai hilir maka akan meningkatkan pendapatan negara.&quot;Jadi pendapatan negara akan meningkat, jadi dari hulu ke hilir yang perlu dianalis, lembaga analis yang seperti itu yang kita ciptakan,&quot; tutup Tatang.</content:encoded></item></channel></rss>
