<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR: Dahlan Pembantu Presiden yang Harus Dibersihkan!</title><description>Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Effendi Simbolon meminta Presiden RI  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan bersih-bersih di Kabinet  Indonesia Bersatu Jilid II.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726391/dpr-dahlan-pembantu-presiden-yang-harus-dibersihkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726391/dpr-dahlan-pembantu-presiden-yang-harus-dibersihkan"/><item><title>DPR: Dahlan Pembantu Presiden yang Harus Dibersihkan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726391/dpr-dahlan-pembantu-presiden-yang-harus-dibersihkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726391/dpr-dahlan-pembantu-presiden-yang-harus-dibersihkan</guid><pubDate>Senin 03 Desember 2012 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/03/320/726391/nKpSYUdTmc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/03/320/726391/nKpSYUdTmc.jpg</image><title>Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Effendi Simbolon meminta Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan bersih-bersih di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Hal ini diungkapkannya terkait tingkah laku Menteri BUMN Dahlan Iskan yang dirasanya sudah tidak wajar.&quot;Presiden harus bersih-bersih menteri kabinetnya. Saya syok, ada pembantu presiden seperti ini, ini harus dibawa ke psikiater,&quot; kata Effendi, di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2012).Menurut Effendi, setiap mekanisme pertemuan antara Anggota Dewan, Menteri, maupun pejabat negara, memiliki etika aturan main yang berlaku, dan aturan tersebut harus dijalankan dan dihormati. &quot;Kita ini kan ada etikanya ada aturannya, kita sebagai anggota DPR juga ada aturannya, ada mekanisme forumnya,&quot; jelas dia.Effendi secara tegas menyatakan, sikap Dahlan sebagai Menteri BUMN tidak mematuhi etika. &quot;Seorang pembantu presiden yang tidak mematuhi etika. Ini kacau negeri ini kalau seperti ini. Tidak patuh kepada aturan,&quot; katanya.Di sisi lain, Effendi mempertanyakan apakah sepak terjang dari mantan Dirut PLN tersebut diketahui Presiden atau tidak. &quot;Pertanyaannya presiden akan membiarkan atau presiden pura-pura tidak tahu, masa seperti ini. Ada kelainan jiwa pasti itu (Dahlan),&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Effendi Simbolon meminta Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan bersih-bersih di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Hal ini diungkapkannya terkait tingkah laku Menteri BUMN Dahlan Iskan yang dirasanya sudah tidak wajar.&quot;Presiden harus bersih-bersih menteri kabinetnya. Saya syok, ada pembantu presiden seperti ini, ini harus dibawa ke psikiater,&quot; kata Effendi, di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2012).Menurut Effendi, setiap mekanisme pertemuan antara Anggota Dewan, Menteri, maupun pejabat negara, memiliki etika aturan main yang berlaku, dan aturan tersebut harus dijalankan dan dihormati. &quot;Kita ini kan ada etikanya ada aturannya, kita sebagai anggota DPR juga ada aturannya, ada mekanisme forumnya,&quot; jelas dia.Effendi secara tegas menyatakan, sikap Dahlan sebagai Menteri BUMN tidak mematuhi etika. &quot;Seorang pembantu presiden yang tidak mematuhi etika. Ini kacau negeri ini kalau seperti ini. Tidak patuh kepada aturan,&quot; katanya.Di sisi lain, Effendi mempertanyakan apakah sepak terjang dari mantan Dirut PLN tersebut diketahui Presiden atau tidak. &quot;Pertanyaannya presiden akan membiarkan atau presiden pura-pura tidak tahu, masa seperti ini. Ada kelainan jiwa pasti itu (Dahlan),&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
