<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesejahteraan Petani Aceh Masih Kurang</title><description>Kesejahteraan petani di Aceh masih belum membanggakan kalau dilihat dari  grafik Nilai Tukar Petani (NTP) yang terus menurun. Pemerintah Aceh  dinilai perlu membuka akses pasar yang luas terhadap produk pertanian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726723/kesejahteraan-petani-aceh-masih-kurang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726723/kesejahteraan-petani-aceh-masih-kurang"/><item><title>Kesejahteraan Petani Aceh Masih Kurang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726723/kesejahteraan-petani-aceh-masih-kurang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/03/320/726723/kesejahteraan-petani-aceh-masih-kurang</guid><pubDate>Senin 03 Desember 2012 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/03/320/726723/wsikdXoDKY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/03/320/726723/wsikdXoDKY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>ACEH &amp;ndash; Kesejahteraan petani di Aceh masih belum membanggakan kalau dilihat dari grafik Nilai Tukar Petani (NTP) yang terus menurun. Pemerintah Aceh dinilai perlu membuka akses pasar yang luas terhadap produk pertanian.&amp;ldquo;Artinya pemerintah harus lebih memperhatikan sektor pertanian diantaranya menjamin harga terhadap produk-produk pertanian agar harga yang diterima petani meningkat,&amp;rdquo; kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Syeh Suhaimi di Banda Aceh, Senin (3/12/2012).Pertumbuhan NTP Aceh, jelasnya, belum meningkat sepanjang 2012. Pada Februari misalnya, indeks NTP Aceh mencapai 105,08 kemudian terus anjlok menjadi 104,02 pada Juni 2012. Meskipun bulan berikutnya sempat naik sedikit menjadi 104,06, tetapi kembali terpuruk dalam dua bulan selanjutnya menjadi 103,56. Selama November NTP kembali turun hingga 103,57 dari angka 103,76 pada Oktober.&quot;Penurunan NTP Aceh pada bulan lalu mencapai 0,21 persen dibanding indeks bulan Oktober akibat besarnya nilai indeks yang dibayar dari pada yang diterima petani secara umum,&quot; tambahnya.Penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya NTP pada tiga subsektor pertanian yaitu subsektor holtikultura sebesar 0,70 persen, perkebunan rakyat 1,68 persen dan peternakan 0,51 persen.Sementara subsektor tanaman pangan dan perikanan tumbuh masing-masing 1,08 dan 0,03 persen pada bulan November.&quot;Perlu langkah serius dari Pemprov Aceh untuk memperhatikan sektor pertanian mengingat sektor ini menyerap tenaga kerja paling banyak di Aceh,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;Pemerintah dinilai bisa meningkatkan NTP dengan membuka akses pasar lebih luas terhadap produk pertanian di Aceh sehingga nilai yang diterima petani lebih besar. Daya beli petani pun ikut naik sehingga tingkat kesejahteraannya terjamin. &amp;ldquo;Perlu adanya jaminan harga terhadap produk-produk pertanian,&amp;rdquo; sebut Suhaimi.&amp;nbsp;</description><content:encoded>ACEH &amp;ndash; Kesejahteraan petani di Aceh masih belum membanggakan kalau dilihat dari grafik Nilai Tukar Petani (NTP) yang terus menurun. Pemerintah Aceh dinilai perlu membuka akses pasar yang luas terhadap produk pertanian.&amp;ldquo;Artinya pemerintah harus lebih memperhatikan sektor pertanian diantaranya menjamin harga terhadap produk-produk pertanian agar harga yang diterima petani meningkat,&amp;rdquo; kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Syeh Suhaimi di Banda Aceh, Senin (3/12/2012).Pertumbuhan NTP Aceh, jelasnya, belum meningkat sepanjang 2012. Pada Februari misalnya, indeks NTP Aceh mencapai 105,08 kemudian terus anjlok menjadi 104,02 pada Juni 2012. Meskipun bulan berikutnya sempat naik sedikit menjadi 104,06, tetapi kembali terpuruk dalam dua bulan selanjutnya menjadi 103,56. Selama November NTP kembali turun hingga 103,57 dari angka 103,76 pada Oktober.&quot;Penurunan NTP Aceh pada bulan lalu mencapai 0,21 persen dibanding indeks bulan Oktober akibat besarnya nilai indeks yang dibayar dari pada yang diterima petani secara umum,&quot; tambahnya.Penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya NTP pada tiga subsektor pertanian yaitu subsektor holtikultura sebesar 0,70 persen, perkebunan rakyat 1,68 persen dan peternakan 0,51 persen.Sementara subsektor tanaman pangan dan perikanan tumbuh masing-masing 1,08 dan 0,03 persen pada bulan November.&quot;Perlu langkah serius dari Pemprov Aceh untuk memperhatikan sektor pertanian mengingat sektor ini menyerap tenaga kerja paling banyak di Aceh,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;Pemerintah dinilai bisa meningkatkan NTP dengan membuka akses pasar lebih luas terhadap produk pertanian di Aceh sehingga nilai yang diterima petani lebih besar. Daya beli petani pun ikut naik sehingga tingkat kesejahteraannya terjamin. &amp;ldquo;Perlu adanya jaminan harga terhadap produk-produk pertanian,&amp;rdquo; sebut Suhaimi.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
