<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurangi Utang, Berau Coal Cari Utangan Baru USD500 Juta</title><description>PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) berencana menerbitkan obligasi sekira  USD500 juta yang akan diterbitkan pada kuartal pertama 2013. Obligasi  tersebut dengan kemungkinan tenor obligasi sekira lima tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/04/278/727117/kurangi-utang-berau-coal-cari-utangan-baru-usd500-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/04/278/727117/kurangi-utang-berau-coal-cari-utangan-baru-usd500-juta"/><item><title>Kurangi Utang, Berau Coal Cari Utangan Baru USD500 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/04/278/727117/kurangi-utang-berau-coal-cari-utangan-baru-usd500-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/04/278/727117/kurangi-utang-berau-coal-cari-utangan-baru-usd500-juta</guid><pubDate>Selasa 04 Desember 2012 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/04/278/727117/l7qTa4Jx5c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/04/278/727117/l7qTa4Jx5c.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) berencana menerbitkan obligasi sekira USD500 juta yang akan diterbitkan pada kuartal pertama 2013. Obligasi tersebut dengan kemungkinan tenor obligasi sekira lima tahun.Direktur Utama BRAU) Roesan Perkasa Roslani menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan juga sebagai belanja modal alias capital expenditure (capex) 2013 dan call option obligasi yang diterbitkan 2010 pada Juni 2013.&quot;Kita kan ada obligasi yang diterbitkan 2010 yang akan jatuh tempo pada 2015. Nah obligasi itu punya call option pada Juni 2013. Oleh karena itu kami merencanakan untuk issue bond,&quot; katanya saat public expose, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (4/12/2012).Roesan menambahkan, penerbitan obligasi tersebut juga sebagai upaya mengurangi beban utang perseroaan saat ini, hal tersebut karena bunga obligasi 2010 sekira 12,5 persen.&quot;Kami berharap kupon bunga obligasi itu bisa berada di bawah kisaran 7,5 persen. Namun untuk besaran obligasi belum dapat kami pastikan, belum dapat kami detail jumlahnya,&quot; tambah dia.Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan obligasi sekira USD500 juta yang jatuh tempo pada 2017 dengan kupon bunga 7,25 persen pada awal 2012.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) berencana menerbitkan obligasi sekira USD500 juta yang akan diterbitkan pada kuartal pertama 2013. Obligasi tersebut dengan kemungkinan tenor obligasi sekira lima tahun.Direktur Utama BRAU) Roesan Perkasa Roslani menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan juga sebagai belanja modal alias capital expenditure (capex) 2013 dan call option obligasi yang diterbitkan 2010 pada Juni 2013.&quot;Kita kan ada obligasi yang diterbitkan 2010 yang akan jatuh tempo pada 2015. Nah obligasi itu punya call option pada Juni 2013. Oleh karena itu kami merencanakan untuk issue bond,&quot; katanya saat public expose, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (4/12/2012).Roesan menambahkan, penerbitan obligasi tersebut juga sebagai upaya mengurangi beban utang perseroaan saat ini, hal tersebut karena bunga obligasi 2010 sekira 12,5 persen.&quot;Kami berharap kupon bunga obligasi itu bisa berada di bawah kisaran 7,5 persen. Namun untuk besaran obligasi belum dapat kami pastikan, belum dapat kami detail jumlahnya,&quot; tambah dia.Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan obligasi sekira USD500 juta yang jatuh tempo pada 2017 dengan kupon bunga 7,25 persen pada awal 2012.</content:encoded></item></channel></rss>
