<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Cuma Mampu Sediakan Energi 25%</title><description>Pemerintah berencana menggenjot penggunaan energi alternatif untuk  menggantikan  energi fosil. Saat ini penggunaan energi fosil  seperti minyak bumi,  tidak mampu di penuhi Inonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/06/19/728375/pertamina-cuma-mampu-sediakan-energi-25</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/06/19/728375/pertamina-cuma-mampu-sediakan-energi-25"/><item><title>Pertamina Cuma Mampu Sediakan Energi 25%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/06/19/728375/pertamina-cuma-mampu-sediakan-energi-25</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/06/19/728375/pertamina-cuma-mampu-sediakan-energi-25</guid><pubDate>Kamis 06 Desember 2012 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/06/19/728375/E03WWpejjS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/06/19/728375/E03WWpejjS.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Pemerintah berencana menggenjot penggunaan energi alternatif untuk menggantikan  energi fosil. Pasalnya, saat ini penggunaan energi fosil seperti minyak bumi,  tidak mampu di penuhi Inonesia.
&amp;nbsp;
&quot;Visi  pertamina memproduksi 2,2 juta barel oil equivale per hari. Artinya Pertamina memberikan  kontribusi energi nasional 20 persen sampai 25 persen,&quot; kata Menteri Koordinator  Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di dermaga Komando Lintas Laut Militer  (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
&amp;nbsp;
Menurutnya, penggunaan porsi energi saat ini masih mencakup sekira 20  persen gas bumi, 24,7 persen batu bara, dan 48,4 persen minyak. Sedangkan energi  baru terbarukan baru sebesar 6,9 persen.
&amp;nbsp;
Hatta  melanjutkan, tren penggunaan energi ini harus terus mengalami penurunan. Dia  meyakini, pada 2014 penggunaan gas bumi dapat turun ke 19 persen, dan pada 2025  turun menjadi 18 persen. Sementara penggunaan batu bara diprediksi meningkat  menjadi 30,2 persen, dan 2025 naik ke 31 persen.
&amp;nbsp;
Sementara  penggunaan minyak bumi, diperkirakan turun ke 40 persen, dan pada 2025 dapat  ditekan ke 23 persen. &quot;Energi baru terbarukan menjadi andalan kita harus  meningakat dari 6,9 persen menjadi 10 persen pada 2014, dan 26 persen pada  2025,&quot; urainya.
&amp;nbsp;
Hatta  melanjutkan, hal ini seusai dengan 5 target arahan Presiden Susilo Bambang  Yudhoyono (SBY) yakni meningkatan produksi minyak satu juta barel sebelum 2014,  memenuhi gas dalam negeri untuk pupuk transportasi dan rumah tangga, efisiensi  dan peningkatan energi bauran.
&amp;nbsp;
Selain  itu, Presiden SBY juga meminta adanya infrastruktur dan pembenahan investasi,  serta membangun konektifitas dan sistem logistik supaya tidak ada ketimpangan  harga antara bagian timur Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA -  Pemerintah berencana menggenjot penggunaan energi alternatif untuk menggantikan  energi fosil. Pasalnya, saat ini penggunaan energi fosil seperti minyak bumi,  tidak mampu di penuhi Inonesia.
&amp;nbsp;
&quot;Visi  pertamina memproduksi 2,2 juta barel oil equivale per hari. Artinya Pertamina memberikan  kontribusi energi nasional 20 persen sampai 25 persen,&quot; kata Menteri Koordinator  Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di dermaga Komando Lintas Laut Militer  (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
&amp;nbsp;
Menurutnya, penggunaan porsi energi saat ini masih mencakup sekira 20  persen gas bumi, 24,7 persen batu bara, dan 48,4 persen minyak. Sedangkan energi  baru terbarukan baru sebesar 6,9 persen.
&amp;nbsp;
Hatta  melanjutkan, tren penggunaan energi ini harus terus mengalami penurunan. Dia  meyakini, pada 2014 penggunaan gas bumi dapat turun ke 19 persen, dan pada 2025  turun menjadi 18 persen. Sementara penggunaan batu bara diprediksi meningkat  menjadi 30,2 persen, dan 2025 naik ke 31 persen.
&amp;nbsp;
Sementara  penggunaan minyak bumi, diperkirakan turun ke 40 persen, dan pada 2025 dapat  ditekan ke 23 persen. &quot;Energi baru terbarukan menjadi andalan kita harus  meningakat dari 6,9 persen menjadi 10 persen pada 2014, dan 26 persen pada  2025,&quot; urainya.
&amp;nbsp;
Hatta  melanjutkan, hal ini seusai dengan 5 target arahan Presiden Susilo Bambang  Yudhoyono (SBY) yakni meningkatan produksi minyak satu juta barel sebelum 2014,  memenuhi gas dalam negeri untuk pupuk transportasi dan rumah tangga, efisiensi  dan peningkatan energi bauran.
&amp;nbsp;
Selain  itu, Presiden SBY juga meminta adanya infrastruktur dan pembenahan investasi,  serta membangun konektifitas dan sistem logistik supaya tidak ada ketimpangan  harga antara bagian timur Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
