<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan Iskan Ingin Ciptakan Alat Antisalah Ketik</title><description>Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan bahwa dirinya berniat menciptakan  sebuah software yang berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja wartawan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/09/320/729561/dahlan-iskan-ingin-ciptakan-alat-antisalah-ketik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/09/320/729561/dahlan-iskan-ingin-ciptakan-alat-antisalah-ketik"/><item><title>Dahlan Iskan Ingin Ciptakan Alat Antisalah Ketik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/09/320/729561/dahlan-iskan-ingin-ciptakan-alat-antisalah-ketik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/09/320/729561/dahlan-iskan-ingin-ciptakan-alat-antisalah-ketik</guid><pubDate>Minggu 09 Desember 2012 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/09/320/729561/JdNfVs7l5A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/09/320/729561/JdNfVs7l5A.jpg</image><title>Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR - Banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang media massa menimbulkan persaingan antarmedia. Hal ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan, terutama terhadap kinerja wartawan dan gaya penulisan wartawan. Ketika memberikan kuliah singkat mengenai dunia jurnalistik, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan bahwa dirinya berniat menciptakan sebuah software yang berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja wartawan.&quot;Saya itu ingin menciptakan sebuah software di mana ketika wartawan akan mengirimkan beritanya ke redaktur, tidak bisa serta merta dikirim sebelum kata-katanya itu benar sesuai spelling-nya,&quot; ujar Dahlan, di Cisarua, Bogor, Minggu (9/12/2012).Dahlan menjelaskan, secara teknis software tersebut nantinya akan menampilkan sebuah kuisioner yang akan muncul pada layar komputer atau smartphone yang akan diaplikasikan pada sistem operasi yang dapat meminimalisir kesalahan wartawan dalam penulisan berita.&quot;Jadi nanti pas tekan tombol enter itu akan muncul kuisioner. Contoh, apakah beritanya sudah di baca ulang?&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BOGOR - Banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang media massa menimbulkan persaingan antarmedia. Hal ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan, terutama terhadap kinerja wartawan dan gaya penulisan wartawan. Ketika memberikan kuliah singkat mengenai dunia jurnalistik, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan bahwa dirinya berniat menciptakan sebuah software yang berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja wartawan.&quot;Saya itu ingin menciptakan sebuah software di mana ketika wartawan akan mengirimkan beritanya ke redaktur, tidak bisa serta merta dikirim sebelum kata-katanya itu benar sesuai spelling-nya,&quot; ujar Dahlan, di Cisarua, Bogor, Minggu (9/12/2012).Dahlan menjelaskan, secara teknis software tersebut nantinya akan menampilkan sebuah kuisioner yang akan muncul pada layar komputer atau smartphone yang akan diaplikasikan pada sistem operasi yang dapat meminimalisir kesalahan wartawan dalam penulisan berita.&quot;Jadi nanti pas tekan tombol enter itu akan muncul kuisioner. Contoh, apakah beritanya sudah di baca ulang?&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
