<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pipa Kalija Pasok Gas Bumi dari Blok Mahakam</title><description>Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan pipa  transmisi Kalimantan Timur-Jawa Tengah (Kalija) tahap kedua akan memasok  gas bumi yang berasal dari Blok Mahakam, Kalimantan Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/12/19/731235/pipa-kalija-pasok-gas-bumi-dari-blok-mahakam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/12/19/731235/pipa-kalija-pasok-gas-bumi-dari-blok-mahakam"/><item><title>Pipa Kalija Pasok Gas Bumi dari Blok Mahakam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/12/19/731235/pipa-kalija-pasok-gas-bumi-dari-blok-mahakam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/12/19/731235/pipa-kalija-pasok-gas-bumi-dari-blok-mahakam</guid><pubDate>Rabu 12 Desember 2012 17:24 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/12/19/731235/qyeRoVq9Ha.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/12/19/731235/qyeRoVq9Ha.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan pipa transmisi Kalimantan Timur-Jawa Tengah (Kalija) tahap kedua akan memasok gas bumi yang berasal dari Blok Mahakam, Kalimantan Timur.Anggota Komite BPH Migas Qoyum Tjandranegara mengatakan, gas dari Blok Mahakam sebesar 275 MMSCFD yang sebelumnya dipasok ke satu train Kilang Bontang itu bisa dialihkan ke pipa Kalija. Saat ini, pihaknya sedang mengusulkan kepada Satuan Kerja Sementara Pengelola Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas).&quot;Kami akan usulkan ke SK Migas,&quot; kata Qoyum, dalam seminar OPEN ACCESS: Jembatan Antara Produsen dengan Konsumen, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (12/12/2012).Qoyum menambahkan, untuk mengalihkan gas ke Pipa sepanjang 1.000 kilometer (km) tersebut, BPH Migas meminta agar satu dari lima unit train gas alam cair (LNG) Kilang Bontang, Kaltim yang saat ini beroperasi, dimatikan. Gas sebesar 275 MMSCFD memang belum memenuhi keekonomian pipa Kalija.&quot;Keekonomian pipa butuh 700 MMSCFD. Namun, pasokan 275 MMSCFD sudah cukup untuk memulai pipa Kalija tahap kedua,&quot; jelas Qoyum.Menurut Qoyum, keuntungan yang didapat dengan memasok gas dari Kalimantan ke Jawa akan lebih besar, dan tidak akan mematikan bisnis kilang Bontang.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan pipa transmisi Kalimantan Timur-Jawa Tengah (Kalija) tahap kedua akan memasok gas bumi yang berasal dari Blok Mahakam, Kalimantan Timur.Anggota Komite BPH Migas Qoyum Tjandranegara mengatakan, gas dari Blok Mahakam sebesar 275 MMSCFD yang sebelumnya dipasok ke satu train Kilang Bontang itu bisa dialihkan ke pipa Kalija. Saat ini, pihaknya sedang mengusulkan kepada Satuan Kerja Sementara Pengelola Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas).&quot;Kami akan usulkan ke SK Migas,&quot; kata Qoyum, dalam seminar OPEN ACCESS: Jembatan Antara Produsen dengan Konsumen, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (12/12/2012).Qoyum menambahkan, untuk mengalihkan gas ke Pipa sepanjang 1.000 kilometer (km) tersebut, BPH Migas meminta agar satu dari lima unit train gas alam cair (LNG) Kilang Bontang, Kaltim yang saat ini beroperasi, dimatikan. Gas sebesar 275 MMSCFD memang belum memenuhi keekonomian pipa Kalija.&quot;Keekonomian pipa butuh 700 MMSCFD. Namun, pasokan 275 MMSCFD sudah cukup untuk memulai pipa Kalija tahap kedua,&quot; jelas Qoyum.Menurut Qoyum, keuntungan yang didapat dengan memasok gas dari Kalimantan ke Jawa akan lebih besar, dan tidak akan mematikan bisnis kilang Bontang.</content:encoded></item></channel></rss>
