<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisis Energi, RI Perlu Persiapkan Strategi</title><description>Indonesia perlu mempersiapkan potensi krisis energi. Pasalnya produksi  minyak mentah Indonesia di bawah konsumsi nasional yaitu mencapai  750-800 ribu barel per hari (bph) pada 2015 sampai 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/13/19/731755/krisis-energi-ri-perlu-persiapkan-strategi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/13/19/731755/krisis-energi-ri-perlu-persiapkan-strategi"/><item><title>Krisis Energi, RI Perlu Persiapkan Strategi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/13/19/731755/krisis-energi-ri-perlu-persiapkan-strategi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/13/19/731755/krisis-energi-ri-perlu-persiapkan-strategi</guid><pubDate>Kamis 13 Desember 2012 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/13/19/731755/xNObSmNIvc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/13/19/731755/xNObSmNIvc.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia perlu mempersiapkan potensi krisis energi. Pasalnya produksi minyak mentah Indonesia di bawah konsumsi nasional yaitu mencapai 750-800 ribu barel per hari (bph) pada 2015 sampai 2020.&amp;nbsp;Pengamat Migas Sutadi Pudjo Utomo menyatakan, pada 2015-2020 mendatang, kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri hingga mencapai 1,6 juta-1,75 juta barel per hari. Hal tersebut tidak seimbang dengan hasil minyak mentah.&quot;Bagaimana rawannya penyediaan BBM dalam negeri kalau sekarang tidak membuat strategi,&quot; ujar Pudjo, di Jakarta, Kamis (13/12/2012).Menurut Pudjo, untuk mengatasi kerawanan tersebut, Indonesia perlu membangun kerjasama global dalam penyediaan energi nasional. Kerjasama ini bisa dilakukan antara pengelola migas global (major oil company/MOC) guna mengembangkan eksplorasi di luar negeri demi menjaga ketersediaan BBM. &quot;Dengan MOC untuk pengamanan penyediaan BBM di dalam negeri,&quot; tutup Pudjo.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia perlu mempersiapkan potensi krisis energi. Pasalnya produksi minyak mentah Indonesia di bawah konsumsi nasional yaitu mencapai 750-800 ribu barel per hari (bph) pada 2015 sampai 2020.&amp;nbsp;Pengamat Migas Sutadi Pudjo Utomo menyatakan, pada 2015-2020 mendatang, kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri hingga mencapai 1,6 juta-1,75 juta barel per hari. Hal tersebut tidak seimbang dengan hasil minyak mentah.&quot;Bagaimana rawannya penyediaan BBM dalam negeri kalau sekarang tidak membuat strategi,&quot; ujar Pudjo, di Jakarta, Kamis (13/12/2012).Menurut Pudjo, untuk mengatasi kerawanan tersebut, Indonesia perlu membangun kerjasama global dalam penyediaan energi nasional. Kerjasama ini bisa dilakukan antara pengelola migas global (major oil company/MOC) guna mengembangkan eksplorasi di luar negeri demi menjaga ketersediaan BBM. &quot;Dengan MOC untuk pengamanan penyediaan BBM di dalam negeri,&quot; tutup Pudjo.</content:encoded></item></channel></rss>
