<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>80% Pemda Masih Boros Soal Belanja Pegawai</title><description>Dari 524 pemerintah daerah (pemda), baru sekira 20 persen yang mematok belanja aparatur sebesar 30 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/21/20/735588/80-pemda-masih-boros-soal-belanja-pegawai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/21/20/735588/80-pemda-masih-boros-soal-belanja-pegawai"/><item><title>80% Pemda Masih Boros Soal Belanja Pegawai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/21/20/735588/80-pemda-masih-boros-soal-belanja-pegawai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/21/20/735588/80-pemda-masih-boros-soal-belanja-pegawai</guid><pubDate>Jum'at 21 Desember 2012 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/21/20/735588/GEynl41djF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/21/20/735588/GEynl41djF.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengatakan, dari 524 pemerintah daerah (pemda), baru sekira 20 persen yang mematok belanja aparatur sebesar 30 persen. Artinya, belanja pegawai 80 persen pemda saat ini masih tinggi, dengan rata-rata sebesar 40-50 persen.&quot;Tapi ada daerah yang ekstrim yang menerapkan 30 persen, ada juga yang 80 persen,&quot; ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Marwanto, di kantornya, Jakarta, Jumat (21/12/2012).Marwanto mengungkapkan, pemerintah saat ini sedang membuat benchmark atau acuan bagi pemda agar lebih efisien dalam membelanjakan anggaran. &quot;Nah, kita akan berusaha membuat benchmark 50 persen,&quot; ujar Marwanto.Marwanto mengharapkan, dengan begitu nanti dengan ada upaya melakukan moratorium di&amp;nbsp;daerah sampai benchmark itu terpenuhi.&quot;Sehingga diharapkan dengan demikian kualitas belanja di daerah lebih bagus tidak hanya fokus pada aparatur tetapi lebih mendorong kesejahteraan rakyat,&quot; ujar Marwanto.Marwanto mengatakan, sudah ada 30 persen, akan tetapi belum terlalu banyak sekira 10-20 persen daerah telah bisa menerapkan itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengatakan, dari 524 pemerintah daerah (pemda), baru sekira 20 persen yang mematok belanja aparatur sebesar 30 persen. Artinya, belanja pegawai 80 persen pemda saat ini masih tinggi, dengan rata-rata sebesar 40-50 persen.&quot;Tapi ada daerah yang ekstrim yang menerapkan 30 persen, ada juga yang 80 persen,&quot; ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Marwanto, di kantornya, Jakarta, Jumat (21/12/2012).Marwanto mengungkapkan, pemerintah saat ini sedang membuat benchmark atau acuan bagi pemda agar lebih efisien dalam membelanjakan anggaran. &quot;Nah, kita akan berusaha membuat benchmark 50 persen,&quot; ujar Marwanto.Marwanto mengharapkan, dengan begitu nanti dengan ada upaya melakukan moratorium di&amp;nbsp;daerah sampai benchmark itu terpenuhi.&quot;Sehingga diharapkan dengan demikian kualitas belanja di daerah lebih bagus tidak hanya fokus pada aparatur tetapi lebih mendorong kesejahteraan rakyat,&quot; ujar Marwanto.Marwanto mengatakan, sudah ada 30 persen, akan tetapi belum terlalu banyak sekira 10-20 persen daerah telah bisa menerapkan itu.</content:encoded></item></channel></rss>
