<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> PIP Kucuri Sulsel Rp500 M</title><description>Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memberikan pinjaman kepada Pemerintah  Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sebesar Rp500 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/31/320/739329/pip-kucuri-sulsel-rp500-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/12/31/320/739329/pip-kucuri-sulsel-rp500-m"/><item><title> PIP Kucuri Sulsel Rp500 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/12/31/320/739329/pip-kucuri-sulsel-rp500-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/12/31/320/739329/pip-kucuri-sulsel-rp500-m</guid><pubDate>Senin 31 Desember 2012 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/31/320/739329/NsTAhID995.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/31/320/739329/NsTAhID995.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memberikan pinjaman kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sebesar Rp500 miliar. Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai 11 ruas jalan dan jembatan di Sulsel.Mengutip siaran pers PIP, Senin (31/12/2012), pemberian pinjaman kepada Pemprov Sulsel ditujukan untuk membangun 11 ruas jalan dan jembatan. Pinjaman ini diberikan dengan jangka waktu lima tahun dan masa tenggang pembayaran pokok (grace periode) 16 bulan. Bunga pinjaman sebesar 7,75 persen efektif per tahun.Menurut situasi yang dihadapi Pemprov Sulawesi Selatan yakni terdapatnya disparitas antar wiayah yang diakibatkan oleh rendahnya aksesibilitas serta permasalahan pemasaran produksi pertanian dan perkebunan disebabkan oleh kondisi jalan yang sudah mengalami penurunan kinerja tingkat pelayanan.Adapun peningkatan dan pengembangan jalan akan memberikan manfaat terhadap pengembangan jalan akan memberikan manfaat terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional.Proses penilaian atas kelayakan pinjaman ini dilaksanakan bertahap oleh PIP mengacu pada kemampuan keuangan daerah, agar tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah yang bisa berdampak pada program Pemprov Sulsel dalam pembangunan dan memberikan pelayanan masyakarat.Selain melakukan analisa terhadap kelayakan proyek, PIP juga melakukan analisa atas 5C, yakni character, capacity, collateral, capital, dan condition of economy dalam penilaian kelayakan kredit investasi. Berdasarkan hasil analisa tersebut, PIP berpendapat permohonan pinjaman dari Pemprov Sulawesi Selatan dapat dipenuhi.&amp;nbsp;Pinjaman ke Pemprov Sulawesi Selatan ini merupakan pinjaman PIP yang ke-5 di wilayah Sulawesi, setelah sebelumnya memberikan pinjaman kepada: Pemprov Sulawesi Tenggara untuk pembangunan RSUP Bahteramas Rp190 miliar, dan jalan/jembatan Rp130 miliar, Pemkot Palu untuk pembangunan RSU Tipe B Anutapura Rp100 miliar, dan Pemkot Sulawesi selatan untuk pembangunan terminal Dungingi Rp35 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memberikan pinjaman kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sebesar Rp500 miliar. Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai 11 ruas jalan dan jembatan di Sulsel.Mengutip siaran pers PIP, Senin (31/12/2012), pemberian pinjaman kepada Pemprov Sulsel ditujukan untuk membangun 11 ruas jalan dan jembatan. Pinjaman ini diberikan dengan jangka waktu lima tahun dan masa tenggang pembayaran pokok (grace periode) 16 bulan. Bunga pinjaman sebesar 7,75 persen efektif per tahun.Menurut situasi yang dihadapi Pemprov Sulawesi Selatan yakni terdapatnya disparitas antar wiayah yang diakibatkan oleh rendahnya aksesibilitas serta permasalahan pemasaran produksi pertanian dan perkebunan disebabkan oleh kondisi jalan yang sudah mengalami penurunan kinerja tingkat pelayanan.Adapun peningkatan dan pengembangan jalan akan memberikan manfaat terhadap pengembangan jalan akan memberikan manfaat terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional.Proses penilaian atas kelayakan pinjaman ini dilaksanakan bertahap oleh PIP mengacu pada kemampuan keuangan daerah, agar tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah yang bisa berdampak pada program Pemprov Sulsel dalam pembangunan dan memberikan pelayanan masyakarat.Selain melakukan analisa terhadap kelayakan proyek, PIP juga melakukan analisa atas 5C, yakni character, capacity, collateral, capital, dan condition of economy dalam penilaian kelayakan kredit investasi. Berdasarkan hasil analisa tersebut, PIP berpendapat permohonan pinjaman dari Pemprov Sulawesi Selatan dapat dipenuhi.&amp;nbsp;Pinjaman ke Pemprov Sulawesi Selatan ini merupakan pinjaman PIP yang ke-5 di wilayah Sulawesi, setelah sebelumnya memberikan pinjaman kepada: Pemprov Sulawesi Tenggara untuk pembangunan RSUP Bahteramas Rp190 miliar, dan jalan/jembatan Rp130 miliar, Pemkot Palu untuk pembangunan RSU Tipe B Anutapura Rp100 miliar, dan Pemkot Sulawesi selatan untuk pembangunan terminal Dungingi Rp35 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
