<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Presdir Diganti, Produksi Migas Exxon Harus Normal&quot;</title><description>Satuan Kerja Sementara Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas)  menyatakan pencopotan Presiden Direktur Exxon Mobil Richard Owen tidak  akan mengganggu hasil produksi migas yang dikelolanya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/19/740448/presdir-diganti-produksi-migas-exxon-harus-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/19/740448/presdir-diganti-produksi-migas-exxon-harus-normal"/><item><title>&quot;Presdir Diganti, Produksi Migas Exxon Harus Normal&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/19/740448/presdir-diganti-produksi-migas-exxon-harus-normal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/19/740448/presdir-diganti-produksi-migas-exxon-harus-normal</guid><pubDate>Rabu 02 Januari 2013 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/02/19/740448/c8acNkopZH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo SK Migas (Foto: Pebrianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/02/19/740448/c8acNkopZH.jpg</image><title>Logo SK Migas (Foto: Pebrianto)</title></images><description>JAKARTA - Satuan Kerja Sementara Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) menyatakan pencopotan Presiden Direktur Exxon Mobil Richard Owen tidak akan mengganggu hasil produksi migas yang dikelolanya.&amp;nbsp;&quot;Saya kira enggak lah, kalau ada (hambatan produksi) terlalu mengada-ada. Harus jalan seperti biasa proyeknya,&quot; kata Kepala Divisi Humas Formalitas dan Sekuritas SK Migas Hadi Prasetyo, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).Menurut Hadi, tindakan pencopotan Presiden Direktur sangatlah penting. Pasalnya, tidakan tersebut akan dijadikan peringatan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menjaga komitmennya dengan Indonesia.&quot;Supaya mereka (KKKS) jalankan komitmen. Jangan tiba&amp;ndash; tiba tidak jadi soalnya nanti ESDM yang kena image negatif,&quot; ungkap Hadi.Sebelumnya, Hadi menyatakan digantinya Presiden Direktur Exxon Mobil disebabkan karena Blok Arun yang tidak jadi di jual. Pada awalnya, Exxon ingin menjual aset arun blok B tetapi setelah banyak perusahaan domestik nasional yang berminat, keinginan tersebut dibatalkan. &quot;Iya itu diganti, ada kaitannya dengan rilisnya Arun enggak jadi. Exxon pengen operasikan sendiri. Jadinya pemerintah mempertanyakan gimana ini komitmen Exxon kok kayak begini,&quot; tutup Hadi. </description><content:encoded>JAKARTA - Satuan Kerja Sementara Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) menyatakan pencopotan Presiden Direktur Exxon Mobil Richard Owen tidak akan mengganggu hasil produksi migas yang dikelolanya.&amp;nbsp;&quot;Saya kira enggak lah, kalau ada (hambatan produksi) terlalu mengada-ada. Harus jalan seperti biasa proyeknya,&quot; kata Kepala Divisi Humas Formalitas dan Sekuritas SK Migas Hadi Prasetyo, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).Menurut Hadi, tindakan pencopotan Presiden Direktur sangatlah penting. Pasalnya, tidakan tersebut akan dijadikan peringatan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menjaga komitmennya dengan Indonesia.&quot;Supaya mereka (KKKS) jalankan komitmen. Jangan tiba&amp;ndash; tiba tidak jadi soalnya nanti ESDM yang kena image negatif,&quot; ungkap Hadi.Sebelumnya, Hadi menyatakan digantinya Presiden Direktur Exxon Mobil disebabkan karena Blok Arun yang tidak jadi di jual. Pada awalnya, Exxon ingin menjual aset arun blok B tetapi setelah banyak perusahaan domestik nasional yang berminat, keinginan tersebut dibatalkan. &quot;Iya itu diganti, ada kaitannya dengan rilisnya Arun enggak jadi. Exxon pengen operasikan sendiri. Jadinya pemerintah mempertanyakan gimana ini komitmen Exxon kok kayak begini,&quot; tutup Hadi. </content:encoded></item></channel></rss>
