<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2013, Target Pengiriman Transmigrasi Turun</title><description>Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menargetkan  rencana penempatan transmigran sebanyak 6.672 Kepala keluarga (KK) di  2013.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/320/740422/2013-target-pengiriman-transmigrasi-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/320/740422/2013-target-pengiriman-transmigrasi-turun"/><item><title>2013, Target Pengiriman Transmigrasi Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/320/740422/2013-target-pengiriman-transmigrasi-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/02/320/740422/2013-target-pengiriman-transmigrasi-turun</guid><pubDate>Rabu 02 Januari 2013 17:39 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Rosidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/02/320/740422/0viIs0HjKR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menakertrans Muhaimin Iskandar (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/02/320/740422/0viIs0HjKR.jpg</image><title>Menakertrans Muhaimin Iskandar (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menargetkan rencana penempatan transmigran sebanyak 6.672 Kepala keluarga (KK) di 2013. Angka ini lebih rendah dibandingkan jumlah penempatan transmigran pada 2012 yang jumlahnya mencapai 9.064 KK.&quot;Dari tahun ke tahun, target&amp;nbsp;penempatan&amp;nbsp;transmigrasi memang terus menurun. Hal ini disebabkan pemerintah lebih mementingkan aspek penyiapan dan kualitas transmigran ketimbang aspek kuantitas penempatan transmigran,&quot; kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, di kantornya, Jakarta, Rabu (2/1/2013).Muhaimin mengatakan salah satu perubahan paradigma dalam penyelenggaraan program transmigrasi adalah lebih menekankan pada kualitas dan keberhasilan program ketimbang kuantitas dan jumlah&amp;nbsp;penempatan&amp;nbsp; calon transmigrasi.&quot;Para calon&amp;nbsp;transmigran&amp;nbsp;benar-benar mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan baru. Pemerintah membekali transmigran&amp;nbsp;dengan berbagai keterampilan yang disesuaikan dengan potensi di masing-masing lokasi&amp;nbsp;penempatan,&quot; tambah Muhaimin.Muhaimin mengatakan, seleksi calon&amp;nbsp;transmigran&amp;nbsp;harus diperketat utnuk menjamin terpilihnya calon transmigran&amp;nbsp;yang berkualitas, tangguh, tidak mudah menyerah, dan mempunyai semangat berjuang untuk maju mengembangkan kawasan&amp;nbsp;transmigrasi&amp;nbsp;di daerah-daerah. &quot;Seleksi dan pelatihan&amp;nbsp;dibutuhkan untuk&amp;nbsp;memberikan gambaran umum kondisi lokasi yang akan dituju, hak dan kewajiban sebagai&amp;nbsp;transmigran, materi peningkatan motivasi dan sikap mental untuk maju,&quot; lanjut Muhaimin.Muhaimin mengatakan keberhasilan program transmigrasi&amp;nbsp;ini ditentukan&amp;nbsp;oleh&amp;nbsp;tiga&amp;nbsp;aspek&amp;nbsp; utama&amp;nbsp;yaitu&amp;nbsp;aspek penyiapan permukiman,&amp;nbsp;aspek penyiapan SDM calon&amp;nbsp;transmigran&amp;nbsp;dan aspek pembinaan (masyarakat dan&amp;nbsp;kawasan&amp;nbsp;transmigrasi) oleh pemerintah pusat dan daerah. Kemenakertrans, jelasnya, meningkatkan kualitas penyelenggaraan transmigrasi melalui penyempurnaan kebijakan dan program pembangunan transmigrasi yang pembangunan dan pengembangannya direncanakan secara komprehensif serta dikelola dan dikendalikan secara tertib.&quot;Program&amp;nbsp;refocussing&amp;nbsp;transmigran diwujudkan melalui peningkatan kualitas pemukiman yang dititikberatkan pada peningkatan sarana prasarana transportasi, penerangan dan peningkatan perekonomian masyarakat,&quot; tandas Muhaimin.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menargetkan rencana penempatan transmigran sebanyak 6.672 Kepala keluarga (KK) di 2013. Angka ini lebih rendah dibandingkan jumlah penempatan transmigran pada 2012 yang jumlahnya mencapai 9.064 KK.&quot;Dari tahun ke tahun, target&amp;nbsp;penempatan&amp;nbsp;transmigrasi memang terus menurun. Hal ini disebabkan pemerintah lebih mementingkan aspek penyiapan dan kualitas transmigran ketimbang aspek kuantitas penempatan transmigran,&quot; kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, di kantornya, Jakarta, Rabu (2/1/2013).Muhaimin mengatakan salah satu perubahan paradigma dalam penyelenggaraan program transmigrasi adalah lebih menekankan pada kualitas dan keberhasilan program ketimbang kuantitas dan jumlah&amp;nbsp;penempatan&amp;nbsp; calon transmigrasi.&quot;Para calon&amp;nbsp;transmigran&amp;nbsp;benar-benar mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan baru. Pemerintah membekali transmigran&amp;nbsp;dengan berbagai keterampilan yang disesuaikan dengan potensi di masing-masing lokasi&amp;nbsp;penempatan,&quot; tambah Muhaimin.Muhaimin mengatakan, seleksi calon&amp;nbsp;transmigran&amp;nbsp;harus diperketat utnuk menjamin terpilihnya calon transmigran&amp;nbsp;yang berkualitas, tangguh, tidak mudah menyerah, dan mempunyai semangat berjuang untuk maju mengembangkan kawasan&amp;nbsp;transmigrasi&amp;nbsp;di daerah-daerah. &quot;Seleksi dan pelatihan&amp;nbsp;dibutuhkan untuk&amp;nbsp;memberikan gambaran umum kondisi lokasi yang akan dituju, hak dan kewajiban sebagai&amp;nbsp;transmigran, materi peningkatan motivasi dan sikap mental untuk maju,&quot; lanjut Muhaimin.Muhaimin mengatakan keberhasilan program transmigrasi&amp;nbsp;ini ditentukan&amp;nbsp;oleh&amp;nbsp;tiga&amp;nbsp;aspek&amp;nbsp; utama&amp;nbsp;yaitu&amp;nbsp;aspek penyiapan permukiman,&amp;nbsp;aspek penyiapan SDM calon&amp;nbsp;transmigran&amp;nbsp;dan aspek pembinaan (masyarakat dan&amp;nbsp;kawasan&amp;nbsp;transmigrasi) oleh pemerintah pusat dan daerah. Kemenakertrans, jelasnya, meningkatkan kualitas penyelenggaraan transmigrasi melalui penyempurnaan kebijakan dan program pembangunan transmigrasi yang pembangunan dan pengembangannya direncanakan secara komprehensif serta dikelola dan dikendalikan secara tertib.&quot;Program&amp;nbsp;refocussing&amp;nbsp;transmigran diwujudkan melalui peningkatan kualitas pemukiman yang dititikberatkan pada peningkatan sarana prasarana transportasi, penerangan dan peningkatan perekonomian masyarakat,&quot; tandas Muhaimin.</content:encoded></item></channel></rss>
