<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fitra: DPR Habiskan Rp9 M untuk Bikin 1 RUU</title><description>Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mencatat sepanjang  2012 DPR mendapatkan jatah alokasi anggaran sebesar Rp842 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/04/20/741444/fitra-dpr-habiskan-rp9-m-untuk-bikin-1-ruu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/04/20/741444/fitra-dpr-habiskan-rp9-m-untuk-bikin-1-ruu"/><item><title>Fitra: DPR Habiskan Rp9 M untuk Bikin 1 RUU</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/04/20/741444/fitra-dpr-habiskan-rp9-m-untuk-bikin-1-ruu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/04/20/741444/fitra-dpr-habiskan-rp9-m-untuk-bikin-1-ruu</guid><pubDate>Jum'at 04 Januari 2013 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/04/20/741444/CctwbwhXI5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/04/20/741444/CctwbwhXI5.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mencatat sepanjang 2012 DPR mendapatkan jatah alokasi anggaran sebesar Rp842 miliar. Anggaran tersebut, digunakan untuk keperluan penyusunan Rancangan Undang-Undang.Di samping itu, Fitra mencatat anggaran untuk pembahasan RUU sebesar Rp466 miliar dengan rata-rata pembahasan satu RUU Rp9 miliar. &quot;Rata-rata ongkos untuk satu RUU sebesar Rp9 miliar,&quot; kata Sekjen Seknas Fitra Yuna Farhan, di Jakarta, Jumat (4/1/2013).Yuna pun mengatakan anggaran sebesar itu tidak digunakan secara optimal. Dari 60 RUU yang ditargetkan rampung di 2012, DPR hanya mampu menyelesaikan 30 RUU menjadi UU.&quot;Akibatnya, anggaran menjadi sia-sia dan tidak efektif. Alokasi anggaran untuk peningkatan kesejahteraan rakyat tergerus untuk pembahasan RUU yang manfaatnya kurang dirasakan oleh publik,&quot; katanya.Anggaran tersebut, diklaim sebagai anggaran yang dialokasikan secara besar-besaran untuk menunjang fungsi khusunya dalam legislasi, pengawasan, dan penganggaran.&quot;Lembaga perwakilan rakyat (DPR) ini, yang berisikan para politisi partai juga nampaknya tidak mau ketinggalan 'menyandera' anggaran rakyat,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mencatat sepanjang 2012 DPR mendapatkan jatah alokasi anggaran sebesar Rp842 miliar. Anggaran tersebut, digunakan untuk keperluan penyusunan Rancangan Undang-Undang.Di samping itu, Fitra mencatat anggaran untuk pembahasan RUU sebesar Rp466 miliar dengan rata-rata pembahasan satu RUU Rp9 miliar. &quot;Rata-rata ongkos untuk satu RUU sebesar Rp9 miliar,&quot; kata Sekjen Seknas Fitra Yuna Farhan, di Jakarta, Jumat (4/1/2013).Yuna pun mengatakan anggaran sebesar itu tidak digunakan secara optimal. Dari 60 RUU yang ditargetkan rampung di 2012, DPR hanya mampu menyelesaikan 30 RUU menjadi UU.&quot;Akibatnya, anggaran menjadi sia-sia dan tidak efektif. Alokasi anggaran untuk peningkatan kesejahteraan rakyat tergerus untuk pembahasan RUU yang manfaatnya kurang dirasakan oleh publik,&quot; katanya.Anggaran tersebut, diklaim sebagai anggaran yang dialokasikan secara besar-besaran untuk menunjang fungsi khusunya dalam legislasi, pengawasan, dan penganggaran.&quot;Lembaga perwakilan rakyat (DPR) ini, yang berisikan para politisi partai juga nampaknya tidak mau ketinggalan 'menyandera' anggaran rakyat,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
