<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor BBM Diyakini akan Terus Naik</title><description>Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) akan mengalami kenaikan pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/07/19/742469/impor-bbm-diyakini-akan-terus-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/07/19/742469/impor-bbm-diyakini-akan-terus-naik"/><item><title>Impor BBM Diyakini akan Terus Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/07/19/742469/impor-bbm-diyakini-akan-terus-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/07/19/742469/impor-bbm-diyakini-akan-terus-naik</guid><pubDate>Senin 07 Januari 2013 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/07/19/742469/Ml4WATqxdG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/07/19/742469/Ml4WATqxdG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) akan mengalami kenaikan pada tahun ini. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan energi.Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengatakan, pada tahun lalu impor BBM Indonesia naik 10 persen atau sekira 900 ribu barel per hari (bph). Dengan asumsi tersebut, impor minyak mentah dan minyak akan kembali mengalami kenaikan.&quot;Pertumbuhan pasti naik,&quot; kata Rudi, di Jakarta, Senin (7/1/2013).Menurut Rudi, jika asumsi kebutuhan BBM naik dibanding tahun lalu. Hal tersebut memberikan efek domino terhadap lonjakan impor BBM, sehingga alokasi dana dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2013 akan cukup besar terserap bagi kebutuhan konsumsi energi tersebut.&quot;Semua kenaikan dari kebutuhan itu pasti jatuhnya impor. Karena itu, konstan kebutuhan naik maka impor juga pasti akan naik kembali,&quot; ungkap Rudi.Selain itu, Rudi menambahkan, tingginya impor BBM juga ditengarai oleh kurangnya fasilitas pengelolaan minyak mentah (refinery) guna memenuhi kebutuhan BBM yang ada di Indonesia.&quot;Lagian kita impor minyak jadi juga refinery. Kita hanya mampu mengolah minyak mentah sebesar 900 ribu barel per hari,&quot; tutup Rudi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) akan mengalami kenaikan pada tahun ini. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan energi.Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengatakan, pada tahun lalu impor BBM Indonesia naik 10 persen atau sekira 900 ribu barel per hari (bph). Dengan asumsi tersebut, impor minyak mentah dan minyak akan kembali mengalami kenaikan.&quot;Pertumbuhan pasti naik,&quot; kata Rudi, di Jakarta, Senin (7/1/2013).Menurut Rudi, jika asumsi kebutuhan BBM naik dibanding tahun lalu. Hal tersebut memberikan efek domino terhadap lonjakan impor BBM, sehingga alokasi dana dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2013 akan cukup besar terserap bagi kebutuhan konsumsi energi tersebut.&quot;Semua kenaikan dari kebutuhan itu pasti jatuhnya impor. Karena itu, konstan kebutuhan naik maka impor juga pasti akan naik kembali,&quot; ungkap Rudi.Selain itu, Rudi menambahkan, tingginya impor BBM juga ditengarai oleh kurangnya fasilitas pengelolaan minyak mentah (refinery) guna memenuhi kebutuhan BBM yang ada di Indonesia.&quot;Lagian kita impor minyak jadi juga refinery. Kita hanya mampu mengolah minyak mentah sebesar 900 ribu barel per hari,&quot; tutup Rudi.</content:encoded></item></channel></rss>
