<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Defisit Perdagangan, Gita Wirjawan Salahkan Impor BBM</title><description>Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, perlu ada sikap  yang tegas atas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengurangi adanya  impor BBM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/11/320/745034/defisit-perdagangan-gita-wirjawan-salahkan-impor-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/11/320/745034/defisit-perdagangan-gita-wirjawan-salahkan-impor-bbm"/><item><title>Defisit Perdagangan, Gita Wirjawan Salahkan Impor BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/11/320/745034/defisit-perdagangan-gita-wirjawan-salahkan-impor-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/11/320/745034/defisit-perdagangan-gita-wirjawan-salahkan-impor-bbm</guid><pubDate>Jum'at 11 Januari 2013 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/11/320/745034/7cBCRYrHzr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Gita Wirjawan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/11/320/745034/7cBCRYrHzr.jpg</image><title>Mendag Gita Wirjawan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, perlu ada sikap yang tegas atas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengurangi adanya impor BBM. Pasalnya, meningkatnya defisit transaksi berjalan saat ini sangatlah ditentukan oleh tingginya impor minyak.&quot;Impor migas yang menyebabkan defisit sebesar USD4,8 miliar. Ini mungkin karena konsumsinya tinggi dan juga harga minyak dunia yang tinggi di awal tahun,&quot; ujar Gita, usai menjadi pembicara yang diselenggarakan Kadin di Jakarta, Jumat (11/1/2013).Menurutnya, tingginya impor migas tersebut membuat surplus di neraca perdagangan nonmigas. Padahal surplus tersebut mencapai USD3,5 miliar selama 11 bulan pertama 2012.&quot;Kalau konsumsi (migas) begini terus, harganya pun begini terus, tanpa ada penyikapan mengenai harga (BBM), ini bisa membuahkan defisit di neraca migas 2013,&quot; tutur Gita. Gita berharap adanya koreksi harga minyak di 2013 sehingga dapat mengurangi tekanan terhadap neraca perdagangan. Meski dirinya belum dapat memperkirakan seberapa besar kemungkinan tersebut. &quot;Saya tidak dalam posisi memberikan prediksi kemana arahnya (harga minyak internasional),&quot; pungkas Gita.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, perlu ada sikap yang tegas atas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengurangi adanya impor BBM. Pasalnya, meningkatnya defisit transaksi berjalan saat ini sangatlah ditentukan oleh tingginya impor minyak.&quot;Impor migas yang menyebabkan defisit sebesar USD4,8 miliar. Ini mungkin karena konsumsinya tinggi dan juga harga minyak dunia yang tinggi di awal tahun,&quot; ujar Gita, usai menjadi pembicara yang diselenggarakan Kadin di Jakarta, Jumat (11/1/2013).Menurutnya, tingginya impor migas tersebut membuat surplus di neraca perdagangan nonmigas. Padahal surplus tersebut mencapai USD3,5 miliar selama 11 bulan pertama 2012.&quot;Kalau konsumsi (migas) begini terus, harganya pun begini terus, tanpa ada penyikapan mengenai harga (BBM), ini bisa membuahkan defisit di neraca migas 2013,&quot; tutur Gita. Gita berharap adanya koreksi harga minyak di 2013 sehingga dapat mengurangi tekanan terhadap neraca perdagangan. Meski dirinya belum dapat memperkirakan seberapa besar kemungkinan tersebut. &quot;Saya tidak dalam posisi memberikan prediksi kemana arahnya (harga minyak internasional),&quot; pungkas Gita.</content:encoded></item></channel></rss>
