<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Target Penghematan BBM 3,5 Juta KL</title><description>Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, penggunaan  Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan berkurang sebanyak 3,5 juta  kiloliter (kl).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/16/19/747053/pemerintah-target-penghematan-bbm-3-5-juta-kl</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/16/19/747053/pemerintah-target-penghematan-bbm-3-5-juta-kl"/><item><title>Pemerintah Target Penghematan BBM 3,5 Juta KL</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/16/19/747053/pemerintah-target-penghematan-bbm-3-5-juta-kl</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/16/19/747053/pemerintah-target-penghematan-bbm-3-5-juta-kl</guid><pubDate>Rabu 16 Januari 2013 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/16/19/747053/NfrQkk3gQu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembatasan BBM (Foto: Pebrianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/16/19/747053/NfrQkk3gQu.jpg</image><title>Pembatasan BBM (Foto: Pebrianto)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan berkurang sebanyak 3,5 juta kiloliter (kl). Syaratnya, penghematan BBM bersubsidi dilaksanakan dengan benar.Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo mengatakan, jika Peraturan Menteri ESDM nomor 1 tahun 2013 tentang pembatasan dan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dilaksanakan dengan benar, maka akan menekan penggunaan BBM bersubsidi sebanyak 1,5 juta kl.&quot;Kalau sistem kendaraan dinas bisa berjalan dengan baik, kira-kira bisa berhemat 1,5 juta kl,&quot; Kata Susilo, di kantor ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (16/1/2013).&amp;nbsp;Susilo menambahkan, jika Perpres nomor 15 tahun 2012 yang menyatakan titik serah saat ini berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bukan lagi di depo milik PT Pertamina (Persero) itu diimplementasikan, pemerintah bisa menghemat dua juta kl lagi.Namun, menurut Susilo, jika dua kedua kebijakan tersebut tidak dilaksanakan dengan benar, kuota BBM akan membengkak melebihi 46 juta kl. Bahkan mencapai 48 juta kl. Meski begitu, Pemerintah belum memiliki keinginan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi pada tahun ini.&quot;Sampai saat ini belum ada rencana kenaikan BBM. Pembatasan BBM dulu,&quot; tutup Susilo.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan berkurang sebanyak 3,5 juta kiloliter (kl). Syaratnya, penghematan BBM bersubsidi dilaksanakan dengan benar.Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo mengatakan, jika Peraturan Menteri ESDM nomor 1 tahun 2013 tentang pembatasan dan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dilaksanakan dengan benar, maka akan menekan penggunaan BBM bersubsidi sebanyak 1,5 juta kl.&quot;Kalau sistem kendaraan dinas bisa berjalan dengan baik, kira-kira bisa berhemat 1,5 juta kl,&quot; Kata Susilo, di kantor ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (16/1/2013).&amp;nbsp;Susilo menambahkan, jika Perpres nomor 15 tahun 2012 yang menyatakan titik serah saat ini berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bukan lagi di depo milik PT Pertamina (Persero) itu diimplementasikan, pemerintah bisa menghemat dua juta kl lagi.Namun, menurut Susilo, jika dua kedua kebijakan tersebut tidak dilaksanakan dengan benar, kuota BBM akan membengkak melebihi 46 juta kl. Bahkan mencapai 48 juta kl. Meski begitu, Pemerintah belum memiliki keinginan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi pada tahun ini.&quot;Sampai saat ini belum ada rencana kenaikan BBM. Pembatasan BBM dulu,&quot; tutup Susilo.</content:encoded></item></channel></rss>
