<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jero: Naikkan Harga BBM Subsidi Tak Bisa Disepelekan</title><description>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengaku di  dalam sidang kabinet, dirinya selalu menjelaskan mengenai isu energi.  Isu energi yang selalu dibagi khususnya terkait subsidi Bahan Bakar  Minyak (BBM) dan listrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753356/jero-naikkan-harga-bbm-subsidi-tak-bisa-disepelekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753356/jero-naikkan-harga-bbm-subsidi-tak-bisa-disepelekan"/><item><title> Jero: Naikkan Harga BBM Subsidi Tak Bisa Disepelekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753356/jero-naikkan-harga-bbm-subsidi-tak-bisa-disepelekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753356/jero-naikkan-harga-bbm-subsidi-tak-bisa-disepelekan</guid><pubDate>Selasa 29 Januari 2013 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/29/19/753356/UaR1eE9Q9H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SPBU Pertamina (Foto: Heru Heryanto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/29/19/753356/UaR1eE9Q9H.jpg</image><title>SPBU Pertamina (Foto: Heru Heryanto)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengaku di dalam sidang kabinet, dirinya selalu menjelaskan mengenai isu energi. Isu energi yang selalu dibagi khususnya terkait subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik. Dalam rapat DEN ke-9, Jero menjelaskan, kedua agenda penting ini harus selalu dibahas. Apalagi hal ini menjadi kebutuhan rakyat.&quot;APBN kita sudah mengkhawatirkan untuk subsidi BBM dan listrik,&quot; ungkap Jero di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (29/1/2013) Selain itu, masalah subsidi energi juga sangat terkait dengan politik. Kenaikan harga BBM dan listrik bisa mengguncang stabilitas energi.&quot;Pengurangan subsidi atau menaikkan harga BBM dan listrik mengandung konsekuensi politik dan sosial. Hal ini tidak bisa disepelekan,&quot; tambah mantan Menteri Pariwisata dan Kebudayaan.Karena itu, Menteri yang berasal dari Bali ini, meminta Dewan Energi Nasional (DEN) terus mematangkan rancangan Kebijakan Energi Nasional (KEN) agar kebutuhan rakyat akan energi bisa terpenuhi tanpa harus membahayakan keuangan negara.&quot;Karena itu DEN harus cermat mempersiapkan proyeksi energi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengaku di dalam sidang kabinet, dirinya selalu menjelaskan mengenai isu energi. Isu energi yang selalu dibagi khususnya terkait subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik. Dalam rapat DEN ke-9, Jero menjelaskan, kedua agenda penting ini harus selalu dibahas. Apalagi hal ini menjadi kebutuhan rakyat.&quot;APBN kita sudah mengkhawatirkan untuk subsidi BBM dan listrik,&quot; ungkap Jero di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (29/1/2013) Selain itu, masalah subsidi energi juga sangat terkait dengan politik. Kenaikan harga BBM dan listrik bisa mengguncang stabilitas energi.&quot;Pengurangan subsidi atau menaikkan harga BBM dan listrik mengandung konsekuensi politik dan sosial. Hal ini tidak bisa disepelekan,&quot; tambah mantan Menteri Pariwisata dan Kebudayaan.Karena itu, Menteri yang berasal dari Bali ini, meminta Dewan Energi Nasional (DEN) terus mematangkan rancangan Kebijakan Energi Nasional (KEN) agar kebutuhan rakyat akan energi bisa terpenuhi tanpa harus membahayakan keuangan negara.&quot;Karena itu DEN harus cermat mempersiapkan proyeksi energi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
