<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jero Wacik Curhat Distribusi BBM Saat Banjir </title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan pembahasan  tentang langkah-langkah apabila ada krisis energi dan darurat energi di  Indonesia. Bila itu terjadi, pemerintah mengaku siap.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753389/jero-wacik-curhat-distribusi-bbm-saat-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753389/jero-wacik-curhat-distribusi-bbm-saat-banjir"/><item><title> Jero Wacik Curhat Distribusi BBM Saat Banjir </title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753389/jero-wacik-curhat-distribusi-bbm-saat-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/29/19/753389/jero-wacik-curhat-distribusi-bbm-saat-banjir</guid><pubDate>Selasa 29 Januari 2013 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/29/19/753389/vpZLDuKOAD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Jero Wacik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/29/19/753389/vpZLDuKOAD.jpg</image><title>Menteri ESDM Jero Wacik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan pembahasan tentang langkah-langkah apabila ada krisis energi dan darurat energi di Indonesia. Bila itu terjadi, pemerintah mengaku siap.&quot;Krisis energi itu bisa terjadi di mana saja secara mendadak karena bencana seperti gempa bumi biasanya karena terputusnya sarana dan prasarana energi. Di Jakarta yang baru-baru ini terjadi banjir misalnya, gardu-gardu terendam ini kan darurat,&quot; ujar Jero dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (29/1/2013). Menurut Jero, saat banjir menerjang Jakarta beberapa minggu kemarin, pihaknya telah menghitung berapa minimum stok BBM yang dibutuhkan. Bila kurang, Jero menyebut pasokannya harus didatangkan dari luar.&quot;Waktu banjir, tangki-tangki Pertamina tidak bisa bekerja, hanya 70 persen truk Pertamina yang bisa ke SPBU. Kita hitung berapa kebutuhan masyarakat. Kita bisa sediakan 70 persen dari kebutuhan biasanya,&quot; jelas dia.Jero menambahkan, Indonesia yang memiliki banyak penduduk dan pertumbuhan ekonomi sebesar ini harus memiliki kebijakan persiapan bila terjadi krisis atau darurat energi.&quot;Dihitung kebutuhan minimum berapa, lalu adanya berapa, pasokannya dari mana. Yang penting masyarakat mengetahui ada&amp;nbsp; penanggulangan krisis energi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan pembahasan tentang langkah-langkah apabila ada krisis energi dan darurat energi di Indonesia. Bila itu terjadi, pemerintah mengaku siap.&quot;Krisis energi itu bisa terjadi di mana saja secara mendadak karena bencana seperti gempa bumi biasanya karena terputusnya sarana dan prasarana energi. Di Jakarta yang baru-baru ini terjadi banjir misalnya, gardu-gardu terendam ini kan darurat,&quot; ujar Jero dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (29/1/2013). Menurut Jero, saat banjir menerjang Jakarta beberapa minggu kemarin, pihaknya telah menghitung berapa minimum stok BBM yang dibutuhkan. Bila kurang, Jero menyebut pasokannya harus didatangkan dari luar.&quot;Waktu banjir, tangki-tangki Pertamina tidak bisa bekerja, hanya 70 persen truk Pertamina yang bisa ke SPBU. Kita hitung berapa kebutuhan masyarakat. Kita bisa sediakan 70 persen dari kebutuhan biasanya,&quot; jelas dia.Jero menambahkan, Indonesia yang memiliki banyak penduduk dan pertumbuhan ekonomi sebesar ini harus memiliki kebijakan persiapan bila terjadi krisis atau darurat energi.&quot;Dihitung kebutuhan minimum berapa, lalu adanya berapa, pasokannya dari mana. Yang penting masyarakat mengetahui ada&amp;nbsp; penanggulangan krisis energi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
