<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dolar AS Diprediksi Tetap Mengungguli Rupiah</title><description>Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan  melanjutkan pelemahan meski tipis</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/30/278/753673/dolar-as-diprediksi-tetap-mengungguli-rupiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/30/278/753673/dolar-as-diprediksi-tetap-mengungguli-rupiah"/><item><title>Dolar AS Diprediksi Tetap Mengungguli Rupiah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/30/278/753673/dolar-as-diprediksi-tetap-mengungguli-rupiah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/30/278/753673/dolar-as-diprediksi-tetap-mengungguli-rupiah</guid><pubDate>Rabu 30 Januari 2013 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/30/278/753673/uonHa0V2zc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/30/278/753673/uonHa0V2zc.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan melanjutkan pelemahan meski tipis. Hal tersebut lantaran nilai tukar Euro masih terapresiasi dengan tajam, terutama terhadap USD dan Yen.
&amp;nbsp;
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pergerakan rupiah dipicu oleh hasil data yang bervariatif sehingga hal tersebut mempengaruhi pasar.
&amp;nbsp;
&quot;Padahal pada perdagangan sebelumnya sempat menguat setelah USD mulai bergerak stabil dan rilis kenaikan trade balance New Zealand yang diikuti positifnya&amp;nbsp; Gfk Consumer Climate&amp;nbsp; Jerman,&quot; jelasnya di Jakarta, Rabu (30/1/2013).
&amp;nbsp;
Menurutnya, sentimen dari rilis data-data makro yang cukup kondusif yang dibarengi dengan positifnya rilis kinerja emiten membuat permintaan akan aset-aset berisiko meningkat, dan ini melemahkan USD.
&amp;nbsp;
&quot;Selain itu, tidak ketinggalan pembayaran&amp;nbsp; Long Term Refinancing Operations (LTROs) kepada European Central Bank (ECB) turut direspons positif dan menguatkan nilai tukar Euro,&quot; kata Reza.</description><content:encoded>JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan melanjutkan pelemahan meski tipis. Hal tersebut lantaran nilai tukar Euro masih terapresiasi dengan tajam, terutama terhadap USD dan Yen.
&amp;nbsp;
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pergerakan rupiah dipicu oleh hasil data yang bervariatif sehingga hal tersebut mempengaruhi pasar.
&amp;nbsp;
&quot;Padahal pada perdagangan sebelumnya sempat menguat setelah USD mulai bergerak stabil dan rilis kenaikan trade balance New Zealand yang diikuti positifnya&amp;nbsp; Gfk Consumer Climate&amp;nbsp; Jerman,&quot; jelasnya di Jakarta, Rabu (30/1/2013).
&amp;nbsp;
Menurutnya, sentimen dari rilis data-data makro yang cukup kondusif yang dibarengi dengan positifnya rilis kinerja emiten membuat permintaan akan aset-aset berisiko meningkat, dan ini melemahkan USD.
&amp;nbsp;
&quot;Selain itu, tidak ketinggalan pembayaran&amp;nbsp; Long Term Refinancing Operations (LTROs) kepada European Central Bank (ECB) turut direspons positif dan menguatkan nilai tukar Euro,&quot; kata Reza.</content:encoded></item></channel></rss>
