<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Banjir, Pemerintah Pertimbangkan Pembangunan MRT</title><description>Banjir yang telah merendam beberapa daerah di Jakarta, membuat  pemerintah kembali mempertimbangkan pembangunan Mass Rapid Transit  (MRT).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/31/320/754643/banjir-pemerintah-pertimbangkan-pembangunan-mrt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/01/31/320/754643/banjir-pemerintah-pertimbangkan-pembangunan-mrt"/><item><title> Banjir, Pemerintah Pertimbangkan Pembangunan MRT</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/01/31/320/754643/banjir-pemerintah-pertimbangkan-pembangunan-mrt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/01/31/320/754643/banjir-pemerintah-pertimbangkan-pembangunan-mrt</guid><pubDate>Kamis 31 Januari 2013 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/31/320/754643/LitafYSyO2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/31/320/754643/LitafYSyO2.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Banjir yang telah merendam beberapa daerah di Jakarta, membuat pemerintah kembali mempertimbangkan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Karenanya, pembangunan akan dibicarakan kembali. &quot;Sebelumnya sudah oke, dengan 42:58, tapi dengan perkembangan baru begini banjir, subsidi busway, dan fasilitas lainnya itu banyak,&quot; ujar Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Priatna, di Kantor Kemenko, Jakarta, Kamis (31/1/2013).Dedy mengatakan, kapasitas sekarang yang dipunyai sekira Rp50 triliun per bulan akan menjadi turun. Maka pemerintah pusat akan membantu supaya kapasitas DKI ini jadi ada.&quot;Kalau MRT tinggal menunggu jawaban respons dari Pemerintah Daerah, saya monitor terus&amp;nbsp;dengan teman-teman di pemda. Kalau enggak hari ini ya besok, mudah-mudahan,&quot; ujar Dedy.Dedy mengatakan, jawaban yang ditunggu Gubernur DKI Jakarta, yakni porsi yang ingin 60 persen. Kedua, harus melaksanakan perhitungan oleh konsultan tentang project cost total cost (FS).&quot;Terutama yang dari HI ke kota atau tahap II, jadi tahap I dan tahap II. Sehingga pemerintah pusat tahu berapa beban kita nanti, tapi itu harus dilakukan oleh konsultan yang reputable,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir yang telah merendam beberapa daerah di Jakarta, membuat pemerintah kembali mempertimbangkan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Karenanya, pembangunan akan dibicarakan kembali. &quot;Sebelumnya sudah oke, dengan 42:58, tapi dengan perkembangan baru begini banjir, subsidi busway, dan fasilitas lainnya itu banyak,&quot; ujar Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Priatna, di Kantor Kemenko, Jakarta, Kamis (31/1/2013).Dedy mengatakan, kapasitas sekarang yang dipunyai sekira Rp50 triliun per bulan akan menjadi turun. Maka pemerintah pusat akan membantu supaya kapasitas DKI ini jadi ada.&quot;Kalau MRT tinggal menunggu jawaban respons dari Pemerintah Daerah, saya monitor terus&amp;nbsp;dengan teman-teman di pemda. Kalau enggak hari ini ya besok, mudah-mudahan,&quot; ujar Dedy.Dedy mengatakan, jawaban yang ditunggu Gubernur DKI Jakarta, yakni porsi yang ingin 60 persen. Kedua, harus melaksanakan perhitungan oleh konsultan tentang project cost total cost (FS).&quot;Terutama yang dari HI ke kota atau tahap II, jadi tahap I dan tahap II. Sehingga pemerintah pusat tahu berapa beban kita nanti, tapi itu harus dilakukan oleh konsultan yang reputable,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
