<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengembangan Bandara Ngurah Rai Usung Kualitas</title><description>Bahan baku proyek pengembangan Bandara Ngurah Rai yang kini telah 55  persen pengerjaannya hanya untuk menambah kualitas, dan bukan kuantitas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755232/pengembangan-bandara-ngurah-rai-usung-kualitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755232/pengembangan-bandara-ngurah-rai-usung-kualitas"/><item><title>Pengembangan Bandara Ngurah Rai Usung Kualitas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755232/pengembangan-bandara-ngurah-rai-usung-kualitas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755232/pengembangan-bandara-ngurah-rai-usung-kualitas</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2013 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/01/320/755232/cVHUarJsrP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Dahlan Iskan saat mengunjungi pembangunan Ngurah Rai. (Foto: Iwan Suproyatna/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/01/320/755232/cVHUarJsrP.jpg</image><title>Menteri BUMN Dahlan Iskan saat mengunjungi pembangunan Ngurah Rai. (Foto: Iwan Suproyatna/Okezone)</title></images><description>BALI - Bahan baku proyek pengembangan Bandara Ngurah Rai yang kini telah 55 persen pengerjaannya hanya untuk menambah kualitas, dan bukan kuantitas.&quot;Bahan bangunan sebagian dari Indonesia. Yang jelas kita menambah kualitas saja. Kuantitas enggak,&quot; ujar Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Internasional Ngurah Rai Bal Yanus Suprayogi, saat mengunjungi proyek pengembangan Bandara Ngurah Rai, di Bali, Jumat (1/2/2013).Desain bangunan pun, disebutkan Yanus, mengambil arsitek yang dianggapnya berpengalaman, arsitek yang ditunjuknya tersebut berasal dari Altiernam dan Endolexco.&quot;Untuk atap dari Kanada. Total baja 9.000 ton. Itu untuk Lantai 1 kedatangan, lantai 2 kantor, lantai 3 keberangkatan,&quot; jelasnya.Di samping itu, Yanus menyebutkan, selain pengembangan gerbang, pihaknya juga tengah terfokus pada pembangunan promenant, dan pembangunan hotel.&quot;Selain gate kita bangun promenant. Lalu kita bangun hotel. Hotel itu anak usaha nantinya ada 219 kamar. Rencana bintang 5 minimal empat,&quot; tukasnya.Mengenai anak usaha, Yanus menyebutkan terdapat empat anak usaha yang di antaranya bergerak dibidang airport hotel, properti, dan support.</description><content:encoded>BALI - Bahan baku proyek pengembangan Bandara Ngurah Rai yang kini telah 55 persen pengerjaannya hanya untuk menambah kualitas, dan bukan kuantitas.&quot;Bahan bangunan sebagian dari Indonesia. Yang jelas kita menambah kualitas saja. Kuantitas enggak,&quot; ujar Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Internasional Ngurah Rai Bal Yanus Suprayogi, saat mengunjungi proyek pengembangan Bandara Ngurah Rai, di Bali, Jumat (1/2/2013).Desain bangunan pun, disebutkan Yanus, mengambil arsitek yang dianggapnya berpengalaman, arsitek yang ditunjuknya tersebut berasal dari Altiernam dan Endolexco.&quot;Untuk atap dari Kanada. Total baja 9.000 ton. Itu untuk Lantai 1 kedatangan, lantai 2 kantor, lantai 3 keberangkatan,&quot; jelasnya.Di samping itu, Yanus menyebutkan, selain pengembangan gerbang, pihaknya juga tengah terfokus pada pembangunan promenant, dan pembangunan hotel.&quot;Selain gate kita bangun promenant. Lalu kita bangun hotel. Hotel itu anak usaha nantinya ada 219 kamar. Rencana bintang 5 minimal empat,&quot; tukasnya.Mengenai anak usaha, Yanus menyebutkan terdapat empat anak usaha yang di antaranya bergerak dibidang airport hotel, properti, dan support.</content:encoded></item></channel></rss>
