<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mentan: RI Tidak Menutup Kemungkinan Impor Daging Sapi</title><description>Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengaku tidak masalah jika Indonesia  melakukan impor daging sapi lagi. Namun, Suswono menegaskan impor  dilakukan jika terjadi kekurangan produksi daging sapi dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755257/mentan-ri-tidak-menutup-kemungkinan-impor-daging-sapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755257/mentan-ri-tidak-menutup-kemungkinan-impor-daging-sapi"/><item><title> Mentan: RI Tidak Menutup Kemungkinan Impor Daging Sapi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755257/mentan-ri-tidak-menutup-kemungkinan-impor-daging-sapi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/02/01/320/755257/mentan-ri-tidak-menutup-kemungkinan-impor-daging-sapi</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2013 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/01/320/755257/1PzF3TUCIX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/01/320/755257/1PzF3TUCIX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengaku tidak masalah jika Indonesia melakukan impor daging sapi lagi. Namun, Suswono menegaskan impor dilakukan jika terjadi kekurangan produksi daging sapi dalam negeri.&quot;Kalau fakta terjadi kekurangan akibat transportasi gelombang tinggi dan sebagainya. Kita ada evaluasi dan tidak ada masalah kita impor daging sapi,&quot; kata Suswono, di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (1/2/2013).Oleh karena itu, untuk mencegah impor, Suswono menjelaskan, pihaknya akan mendorong para peternak sapi menggenjot produksi daging sapi dari dalam negeri di semua daerah.&quot;Daging sapi dalam negeri bisa mengkover 80 persen tahun ini, hitungan dari para ahli,&quot; tambahnya.Selain itu, dia juga mengaku melibatkan Dinas Perhubungan untuk sistem penyuplaian daging dari daerah ke DKI.&quot;Kementan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan demi suksesnya penyuplaian daging serta distribusi dan logistik,&quot; tambah dia.Adapun, terkait dengan kuota impor, dia mengaku tahun ini sudah menetapkan kuota impor.&quot;22 Januari yang lalu, Kementan sudah mengirim surat kepada menko untuk masalah penyuplai sapi dan tidak ada lagi tambahan kuota dan tidak ada lagi wacana masalah kuota,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengaku tidak masalah jika Indonesia melakukan impor daging sapi lagi. Namun, Suswono menegaskan impor dilakukan jika terjadi kekurangan produksi daging sapi dalam negeri.&quot;Kalau fakta terjadi kekurangan akibat transportasi gelombang tinggi dan sebagainya. Kita ada evaluasi dan tidak ada masalah kita impor daging sapi,&quot; kata Suswono, di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (1/2/2013).Oleh karena itu, untuk mencegah impor, Suswono menjelaskan, pihaknya akan mendorong para peternak sapi menggenjot produksi daging sapi dari dalam negeri di semua daerah.&quot;Daging sapi dalam negeri bisa mengkover 80 persen tahun ini, hitungan dari para ahli,&quot; tambahnya.Selain itu, dia juga mengaku melibatkan Dinas Perhubungan untuk sistem penyuplaian daging dari daerah ke DKI.&quot;Kementan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan demi suksesnya penyuplaian daging serta distribusi dan logistik,&quot; tambah dia.Adapun, terkait dengan kuota impor, dia mengaku tahun ini sudah menetapkan kuota impor.&quot;22 Januari yang lalu, Kementan sudah mengirim surat kepada menko untuk masalah penyuplai sapi dan tidak ada lagi tambahan kuota dan tidak ada lagi wacana masalah kuota,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
