<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komisi VII: Dahlan Iskan Tak Perlu Takut</title><description>Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali dipanggil oleh Komisi VII DPR terkait  inefisiensi PLN sebesar Rp37,6 triliun. Namun, lagi-lagi Dahlan tidak  hadir dalam pemanggilan tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/06/320/757483/komisi-vii-dahlan-iskan-tak-perlu-takut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/02/06/320/757483/komisi-vii-dahlan-iskan-tak-perlu-takut"/><item><title>Komisi VII: Dahlan Iskan Tak Perlu Takut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/06/320/757483/komisi-vii-dahlan-iskan-tak-perlu-takut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/02/06/320/757483/komisi-vii-dahlan-iskan-tak-perlu-takut</guid><pubDate>Rabu 06 Februari 2013 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rezkiana Nisaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/06/320/757483/v0ljrDdfSy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/06/320/757483/v0ljrDdfSy.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali dipanggil oleh Komisi VII DPR terkait inefisiensi PLN sebesar Rp37,6 triliun. Namun, lagi-lagi Dahlan tidak hadir dalam pemanggilan tersebut.Mantan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dipanggil oleh Komisi VII untuk diminta klarifikasi mengenai kerugian PLN sebesar Rp37,6 triliun. Ketua Umum Komisi VII Effendy Simbolon menuturkan, mantan dirut PLN ini beberapa kali tidak hadir dalam pemanggilan oleh Komisi VII.&quot;Ini sudah beberapa kali Dahlan tidak hadir dalam pemanggilan komisi VII,&quot; kata Ketua Umum Komisi VII Effendy Simbolon, saat menggelar rapat, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/2/2013).Effendy menambahkan, diundangnya Dahlan Iskan oleh Komisi VII bukan untuk menuduh ataupun menyangka, melainkan untuk melakukan klarifikasi. &quot;Hanya untuk klarifikasi, bukan menyangka. Jadi tidak perlu takut,&quot; tuturnya.Menurut dia, Komisi VII hanya ingin mengklarifikasikan kerugian negara yang terjadi pada PLN. &quot;Kerugian terjadi selama kurun waktu dua sampai tiga tahun ini,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali dipanggil oleh Komisi VII DPR terkait inefisiensi PLN sebesar Rp37,6 triliun. Namun, lagi-lagi Dahlan tidak hadir dalam pemanggilan tersebut.Mantan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dipanggil oleh Komisi VII untuk diminta klarifikasi mengenai kerugian PLN sebesar Rp37,6 triliun. Ketua Umum Komisi VII Effendy Simbolon menuturkan, mantan dirut PLN ini beberapa kali tidak hadir dalam pemanggilan oleh Komisi VII.&quot;Ini sudah beberapa kali Dahlan tidak hadir dalam pemanggilan komisi VII,&quot; kata Ketua Umum Komisi VII Effendy Simbolon, saat menggelar rapat, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/2/2013).Effendy menambahkan, diundangnya Dahlan Iskan oleh Komisi VII bukan untuk menuduh ataupun menyangka, melainkan untuk melakukan klarifikasi. &quot;Hanya untuk klarifikasi, bukan menyangka. Jadi tidak perlu takut,&quot; tuturnya.Menurut dia, Komisi VII hanya ingin mengklarifikasikan kerugian negara yang terjadi pada PLN. &quot;Kerugian terjadi selama kurun waktu dua sampai tiga tahun ini,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
