<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pergerakan IHSG Dibayangi &quot;Awan Gelap&quot;</title><description>Laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada pada area merah atau downreversal di atas area overbought. Sentimen-sentimen negatif di kondisi global menghantui pelemahan indeks.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/22/278/765700/pergerakan-ihsg-dibayangi-awan-gelap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/02/22/278/765700/pergerakan-ihsg-dibayangi-awan-gelap"/><item><title>Pergerakan IHSG Dibayangi &quot;Awan Gelap&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/22/278/765700/pergerakan-ihsg-dibayangi-awan-gelap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/02/22/278/765700/pergerakan-ihsg-dibayangi-awan-gelap</guid><pubDate>Jum'at 22 Februari 2013 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/22/278/765700/2UByVO0wsX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/22/278/765700/2UByVO0wsX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


JAKARTA - Laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada pada area merah atau downreversal di atas area overbought. Sentimen-sentimen negatif di kondisi global menghantui pelemahan indeks.
&amp;nbsp;
&quot;Tetap waspada bila sinyal&amp;nbsp; downreversal mulai ada yang berpotensi membawa IHSG menuju area supportnya,&quot; ungkap analis dari Trust Securities Reza Priyambada dalam riset hariannya di Jakarta,&amp;nbsp; Jumat (23/2/2013).
&amp;nbsp;
Bursa saham Asia melemah setelah beredar kabar banyaknya pembatasan pada industri properti yang akan melemahkan permintaan serta pinjaman perbankan dan bahan-bahan bangunan merosot. 
&amp;nbsp;
Di sisi lain, hasil pertemuan FOMC The Fed yang akan membatasi stimulus dan kemungkinan akan semakin ketatnya kebijakan moneter China turut berimbas negatif.
&amp;nbsp;
&quot;Dengan kondisi tersebut, maka perdagangan untuk hari ini IHSG masih overbought. Namun kemungkinan menguat masih ada dengan diperkirakan pada level support 4.613-4.622 dan &amp;nbsp;resistance 4.662-4.670,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.656,13 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.617,57 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2. IHSG&amp;nbsp; akhirnya berhasil bertengger di level 4.632,40. 
&amp;nbsp;
Volume perdagangan dan nilai total transaksi menurun. Investor asing mencatatkan&amp;nbsp; nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan&amp;nbsp; nett sell.</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


JAKARTA - Laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada pada area merah atau downreversal di atas area overbought. Sentimen-sentimen negatif di kondisi global menghantui pelemahan indeks.
&amp;nbsp;
&quot;Tetap waspada bila sinyal&amp;nbsp; downreversal mulai ada yang berpotensi membawa IHSG menuju area supportnya,&quot; ungkap analis dari Trust Securities Reza Priyambada dalam riset hariannya di Jakarta,&amp;nbsp; Jumat (23/2/2013).
&amp;nbsp;
Bursa saham Asia melemah setelah beredar kabar banyaknya pembatasan pada industri properti yang akan melemahkan permintaan serta pinjaman perbankan dan bahan-bahan bangunan merosot. 
&amp;nbsp;
Di sisi lain, hasil pertemuan FOMC The Fed yang akan membatasi stimulus dan kemungkinan akan semakin ketatnya kebijakan moneter China turut berimbas negatif.
&amp;nbsp;
&quot;Dengan kondisi tersebut, maka perdagangan untuk hari ini IHSG masih overbought. Namun kemungkinan menguat masih ada dengan diperkirakan pada level support 4.613-4.622 dan &amp;nbsp;resistance 4.662-4.670,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.656,13 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.617,57 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2. IHSG&amp;nbsp; akhirnya berhasil bertengger di level 4.632,40. 
&amp;nbsp;
Volume perdagangan dan nilai total transaksi menurun. Investor asing mencatatkan&amp;nbsp; nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan&amp;nbsp; nett sell.</content:encoded></item></channel></rss>
