<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Sediakan 50 Gerobak untuk PKL di Jakarta</title><description>Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan meresmikan penataan dan  pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Indosiar, Jakarta  Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/28/320/769028/mendag-sediakan-50-gerobak-untuk-pkl-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/02/28/320/769028/mendag-sediakan-50-gerobak-untuk-pkl-di-jakarta"/><item><title>Mendag Sediakan 50 Gerobak untuk PKL di Jakarta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/02/28/320/769028/mendag-sediakan-50-gerobak-untuk-pkl-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/02/28/320/769028/mendag-sediakan-50-gerobak-untuk-pkl-di-jakarta</guid><pubDate>Kamis 28 Februari 2013 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/28/320/769028/uS5l7VT7xC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/28/320/769028/uS5l7VT7xC.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan meresmikan penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Indosiar, Jakarta Barat. Peresmian itu dilakukan bersama empat menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu lainnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan&amp;nbsp;(BPOM) serta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.&quot;Kami memberikan 50 unit gerobak dagang kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gerobak ini nantinya akan dimanfaatkan oleh PKL di wilayah Jakarta,&quot; kata Gita dalam siaran pers Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (28/2/2013).Selain memberikan gerobak, mendag juga akan memfasilitasi akses pemasaran bagi usaha mikro, dengan melakukan temu usaha antara pengusaha mikro dan pengusaha ritel modern.&quot;Untuk meningkatkan daya saing, kami akan memberikan pelatihan desain kemasan produk kepada pengusaha mikro,&quot; tambahnya.Menurut Gita, dengan melakukakan penataan dan pemberdayaan PKL ini, bertujuan untuk merubah stigma PKL menjadi pedagang kreatif lapangan yang tertib serta tertat, rapih dan bersih.Selain itu, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan seperti PT Indosiar Visual Mandiri, PT Sinar Sosro dan Bank DKI membantu tumbuh kembangnya PKL yang lebih berdaya saing dan terata rapi. &quot;Ini merupakan bukti kepedulian dan keberpihakan pemerintah dan pelaku usaha besar kepada pelaku ekonomi rakyat,&quot;tutupnya.Berdasarkan data Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), saat ini terdapat 22,9 juta&amp;nbsp;PKL di Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa hampir 50 persen pengusaha mikro di&amp;nbsp;Indonesia bergerak di sektor informal.&amp;nbsp;Gita berharap, pola pemberdayaan PKL melalui program CSR ini dapat dilaksanakan&amp;nbsp;secara berkesinambungan sebagai bentuk program Kemitraan antara Pemerintah dan Swasta (Government-Private Partnership) dalam membangun ekonomi Indonesia secara lebih baik di&amp;nbsp;masa yang akan datang. </description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan meresmikan penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Indosiar, Jakarta Barat. Peresmian itu dilakukan bersama empat menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu lainnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan&amp;nbsp;(BPOM) serta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.&quot;Kami memberikan 50 unit gerobak dagang kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gerobak ini nantinya akan dimanfaatkan oleh PKL di wilayah Jakarta,&quot; kata Gita dalam siaran pers Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (28/2/2013).Selain memberikan gerobak, mendag juga akan memfasilitasi akses pemasaran bagi usaha mikro, dengan melakukan temu usaha antara pengusaha mikro dan pengusaha ritel modern.&quot;Untuk meningkatkan daya saing, kami akan memberikan pelatihan desain kemasan produk kepada pengusaha mikro,&quot; tambahnya.Menurut Gita, dengan melakukakan penataan dan pemberdayaan PKL ini, bertujuan untuk merubah stigma PKL menjadi pedagang kreatif lapangan yang tertib serta tertat, rapih dan bersih.Selain itu, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan seperti PT Indosiar Visual Mandiri, PT Sinar Sosro dan Bank DKI membantu tumbuh kembangnya PKL yang lebih berdaya saing dan terata rapi. &quot;Ini merupakan bukti kepedulian dan keberpihakan pemerintah dan pelaku usaha besar kepada pelaku ekonomi rakyat,&quot;tutupnya.Berdasarkan data Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), saat ini terdapat 22,9 juta&amp;nbsp;PKL di Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa hampir 50 persen pengusaha mikro di&amp;nbsp;Indonesia bergerak di sektor informal.&amp;nbsp;Gita berharap, pola pemberdayaan PKL melalui program CSR ini dapat dilaksanakan&amp;nbsp;secara berkesinambungan sebagai bentuk program Kemitraan antara Pemerintah dan Swasta (Government-Private Partnership) dalam membangun ekonomi Indonesia secara lebih baik di&amp;nbsp;masa yang akan datang. </content:encoded></item></channel></rss>
